Identitas Pengemudi Calya Tewas dalam Tabrakan Maut di Jalinsum Muratara
RADARGORONTALO.COM - Kecelakaan tragis merenggut nyawa di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah Toyota Calya yang hancur parah setelah bertabrakan dengan truk Mitsubishi Canter. Pengemudi mobil nahas tersebut, Koko Birawa, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius.
Insiden ini terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, diperkirakan sekitar pukul 06.00 WIB. Lokasi tepatnya berada di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, yang merupakan salah satu ruas penting di Jalinsum. Cuaca pagi yang mungkin masih remang-remang atau kondisi jalan menjadi fokus penyelidikan awal.
Detail Kecelakaan yang Merenggut Nyawa
Menurut keterangan awal dari pihak kepolisian, kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan. Toyota Calya dengan nomor polisi BG 1514 MU dikemudikan oleh Koko Birawa, seorang warga Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo. Sementara itu, truk Mitsubishi Canter bernopol BG 8552 PM dikemudikan oleh Dedi Kurnia, warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit.
Tabrakan keras terjadi ketika kedua kendaraan ini saling berhadapan. Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kedua kendaraan, namun dampaknya paling fatal dirasakan oleh pengemudi Toyota Calya.
Korban Meninggal dan Sopir Truk Selamat
Koko Birawa, pengemudi Toyota Calya, mengalami luka parah di bagian kepala. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Karang Jaya untuk mendapatkan pertolongan medis darurat, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat cedera yang dideritanya.
Berbanding terbalik dengan nasib pengemudi mobil, Dedi Kurnia, sopir truk Mitsubishi Canter, hanya mengalami luka ringan. Ia dilaporkan segera mendapatkan penanganan medis yang memadai pasca insiden maut tersebut.
Dugaan Penyebab Kecelakaan Masuk Jalur Lawan
Pihak kepolisian, melalui Kanit yang bertugas, Iin Sodikin, masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan akar penyebab pasti dari kecelakaan ini. Namun, dugaan awal mengarah pada satu kendaraan yang memasuki jalur lawan.
Toyota Calya yang dikemudikan Koko Birawa dilaporkan bergerak dari arah Lubuklinggau menuju Rupit. Di saat yang bersamaan, truk Mitsubishi Canter datang dari arah berlawanan. Diduga kuat, mobil Calya tersebut secara tidak sengaja atau karena faktor lain, berpindah ke jalur truk.
Kronologi Awal dan Penyelidikan Berlangsung
Saat tiba di lokasi kejadian di Desa Terusan, mobil Toyota Calya diduga sudah berada di jalur truk. Hal ini kemudian berujung pada tabrakan frontal yang tak terhindarkan. Pihak kepolisian segera bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan.
“Anggota masih di TKP saat ini,” ujar Iin Sodikin saat dikonfirmasi pada Selasa siang, menegaskan bahwa penanganan insiden ini menjadi prioritas. Penyelidikan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai detik-detik sebelum tabrakan terjadi.
Kerusakan Kendaraan dan Tindakan Kepolisian
Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama pada bagian depan. Benturan keras menunjukkan skala energi yang dilepaskan saat tabrakan terjadi.
Unit-unit yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan oleh pihak kepolisian. “Untuk 2 kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah di bagian depan dan saat ini sudah diamankan di Mapolres Muratara,” ungkap Kanit Iin Sodikin lebih lanjut. Pengamanan kendaraan ini merupakan bagian dari proses investigasi untuk mengumpulkan bukti.
Pentingnya Keselamatan Berkendara di Jalinsum
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran berlalu lintas, terutama di jalur lintas Sumatera yang sering kali padat dan memiliki kecepatan tinggi. Kehati-hatian ekstra sangat dibutuhkan oleh setiap pengemudi.
Faktor-faktor seperti kondisi fisik pengemudi, kelelahan, kondisi kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas menjadi kunci untuk mencegah insiden serupa terulang kembali di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polres Musi Rawas Utara masih terus mendalami informasi dan mengumpulkan keterangan dari saksi mata, jika ada, untuk mengungkap secara tuntas penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa Koko Birawa ini. Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
Ditulis oleh: Sri Wahyuni

Posting Komentar