Plt Bupati Pohuwato Tegaskan Operasional BJA Group Penuhi Aturan dan Harapan Publik
RADARGORONTALO.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, menegaskan bahwa operasional PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) beserta anak perusahaannya, PT Inti Global Laksana (IGL) dan PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL), telah sepenuhnya memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta harapan masyarakat. Penegasan ini disampaikan setelah kunjungan langsung Plt Bupati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pohuwato pada Selasa, 8 Oktober 2024.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung operasional ketiga perusahaan tersebut, sekaligus untuk meluruskan berbagai isu yang mungkin beredar di tengah masyarakat. Suharsi Igirisa menyatakan kepuasannya atas temuan di lapangan. "Ternyata mereka sudah memenuhi apa yang diharapkan oleh masyarakat. Legalitas perusahaan juga alhamdulillah sudah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Suharsi.
Peninjauan Langsung oleh Forkopimda Pohuwato
Kegiatan peninjauan yang dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Pohuwato ini meliputi kunjungan ke lokasi pembibitan dan penanaman bibit tanaman gamal milik PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL). Lokasi tersebut berada di Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato.
Rombongan Forkopimda yang hadir dalam peninjauan ini terdiri dari berbagai unsur penting di pemerintahan daerah. Di antaranya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pohuwato, Wakapolres Pohuwato, Komandan Kodim 1313/Pohuwato, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Plh Kepala Dinas Penanaman Modal, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato.
Menjawab Isu dan Memastikan Kepatuhan
Suharsi menjelaskan bahwa peninjauan langsung ini merupakan respons terhadap maraknya isu-isu yang kurang bertanggung jawab terkait operasional perusahaan. Dengan adanya tinjauan ini, pemerintah daerah dapat memberikan informasi yang akurat dan objektif kepada publik. "Terkait isu lingkungan yang beredar, setelah kami tinjau langsung, proses pembibitan hingga penanaman alhamdulillah sudah berjalan," ungkap Suharsi.
Meskipun proses pertumbuhan tanaman gamal membutuhkan waktu yang cukup lama hingga masa panen, yaitu sekitar 4 hingga 5 tahun, Suharsi mengapresiasi kelancaran proses yang telah berjalan. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasionalnya sesuai tahapan yang ditentukan.
Proses Penanaman Gamal dan Produksi Wood Pellet
Dalam rangkaian kunjungannya, Plt. Bupati Suharsi turut serta menanam bibit gamal. Tanaman gamal ini nantinya akan menjadi bahan baku utama untuk produksi wood pellet atau pelet kayu oleh PT Biomasa Jaya Abadi (BJA).
Proses penanaman gamal dilakukan secara terencana, maksimal satu bulan setelah penyiapan lahan selesai. Sebelum lahan disiapkan, PT BTL dan PT IGL telah mendapatkan Arahan Persetujuan Rencana Kerja Tahunan dari pejabat fungsional yang membidangi Lingkungan Hidup dan Kehutanan setiap tahunnya. Hal ini menegaskan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan.
Skala Operasional dan Potensi Tanaman Gamal
Saat ini, PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL) telah membudidayakan tanaman gamal di lahan seluas 2.000 hektare. Jumlah pokok tanaman gamal yang sudah tertanam mencapai lebih dari 10 juta batang.
Sementara itu, PT Inti Global Laksana (IGL) sedang dalam tahap persiapan untuk melakukan pembibitan tanaman gamal. Skala operasional ini menunjukkan potensi besar dalam penyediaan bahan baku untuk industri pelet kayu.
Tanaman gamal memiliki siklus panen yang cukup efisien, mampu dipanen sebanyak 4 hingga 5 kali dalam sekali tanam. Pemanenan perdana dilakukan setelah empat tahun, dan proses ini sangat baik untuk konservasi tanah karena akar tanaman akan semakin menyebar.
Pesan Keterbukaan dan Objektivitas
Melalui kunjungan dan peninjauan langsung bersama Forkopimda, Plt. Bupati Suharsi menegaskan pentingnya mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Tujuannya adalah untuk memberikan jawaban yang objektif dan menenangkan keresahan yang mungkin dirasakan oleh masyarakat. "Insya Allah kami menyampaikan secara objektif ke masyarakat. Kami akan menyampaikan fakta di lapangan seperti ini sehingga tidak ada dusta di antara kita. Semuanya terbuka untuk kita semua," ujar Suharsi.
Pernyataan ini disambut baik oleh Direktur BJA, Burhanuddin. Ia mengucapkan terima kasih kepada Plt. Bupati Suharsi dan Forkopimda atas kunjungan serta dukungan yang diberikan kepada kegiatan bisnis perusahaan. "Kami juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah Kabupaten Pohuwato sejak berdirinya perusahaan hingga saat ini," kata Burhanuddin.
Dukungan pemerintah daerah, baik dari kepemimpinan sebelumnya maupun yang sekarang, dinilai sangat vital bagi perkembangan PT IGL, PT BTL, dan PT BJA. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi lokal.
Peninjauan operasional BJA Group ini menjadi bukti bahwa perusahaan beroperasi sesuai koridor hukum dan memperhatikan kebutuhan serta harapan masyarakat. Keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Plt. Bupati diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kegiatan industri yang ada di Pohuwato.
Ditulis oleh: Agus Pratama

Posting Komentar