Alexa Grasso Incar Duel Ke-4 Lawan Valentina Shevchenko Usai Menang di UFC Seattle
RADARGORONTALO.COM - Alexa Grasso berhasil mencatatkan kemenangan gemilang atas Maycee Barber dalam ajang UFC Fight Night 271 yang berlangsung di Climate Pledge Arena, Seattle. Kemenangan ini sekaligus menandai kembalinya petarung asal Meksiko tersebut ke jalur kemenangan setelah sempat mengalami periode sulit dalam beberapa laga terakhirnya.
Hasil spektakuler ini diraih Grasso melalui kombinasi serangan yang mematikan di ronde pertama pertandingan kelas terbang (flyweight) putri tersebut. Ia berhasil merobohkan Barber dengan pukulan keras sebelum akhirnya menyudahi perlawanan dengan teknik rear-naked choke yang sangat cepat.
Dominasi Mutlak Alexa Grasso di Climate Pledge Arena
Pertarungan yang dinanti-nantikan ini berakhir jauh lebih cepat dari prediksi banyak pengamat MMA yang memperkirakan duel sengit hingga ronde terakhir. Grasso (17-5-1 MMA, 9-5-1 UFC) hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menunjukkan kelasnya sebagai mantan pemegang sabuk juara dunia.
Barber (15-3 MMA, 10-3 UFC) tampak kesulitan mengimbangi kecepatan transisi yang dilakukan oleh Grasso sejak bel pertandingan pertama dibunyikan. Setelah mendaratkan pukulan telak yang membuat Barber limbung, Grasso langsung mengambil posisi dominan untuk melakukan kuncian leher saat lawannya tampak hampir tidak sadarkan diri.
Kemenangan ini secara resmi dinyatakan sebagai kombinasi antara serangan berdiri dan kuncian lantai yang sempurna oleh para juri dan pengamat. Atas performa luar biasa tersebut, Grasso berhak membawa pulang bonus tambahan berupa penghargaan "Performance of the Night" dari pihak UFC.
Bangkit dari Cedera: Rahasia Performa 'Versi Sehat' Grasso
Dalam konferensi pers pasca-pertarungan, Grasso mengungkapkan bahwa kunci keberhasilannya kali ini adalah kondisi fisiknya yang benar-benar prima. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya ia harus bertarung dengan berbagai kendala cedera yang menghambat kemampuan maksimalnya di dalam oktagon.
"Tentu saja selalu sulit untuk mengalami dua kekalahan beruntun, sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya," ujar petarung berusia 32 tahun tersebut kepada awak media. Ia menekankan bahwa Alexa Grasso yang sehat adalah petarung yang sangat berbeda dibandingkan saat ia memaksakan diri bertarung dalam kondisi cedera.
Grasso mengakui bahwa kamp pelatihan kali ini sangat berat karena ia fokus untuk memulihkan seluruh fungsi tubuhnya sekaligus mengasah teknik jiujitsu dan tinju. Kerja keras tersebut terbayar tuntas ketika ia mampu mengeksekusi rencana pertandingan dengan presisi tinggi tanpa ada rasa sakit yang mengganggu.
Menuju Tetralogi Melawan Valentina Shevchenko
Setelah membuktikan bahwa dirinya masih merupakan ancaman utama di kelas 125 pon, Grasso kini menatap target besar selanjutnya. Fokus utamanya tidak lain adalah mendapatkan kesempatan keempat untuk menghadapi rival bebuyutannya, Valentina Shevchenko.
Persaingan antara Grasso dan Shevchenko saat ini tercatat dalam posisi imbang 1-1-1 setelah melewati total lebih dari 70 menit pertarungan di oktagon. Meski ada kekhawatiran mengenai kejenuhan penonton terhadap duel ulang ini, Grasso yakin bahwa laga keempat akan memberikan penutupan yang dibutuhkan dalam rivalitas mereka.
"Itu akan sangat berarti bagi saya, sebuah mimpi yang menjadi kenyataan untuk bisa kembali menjadi penantang gelar," ungkap Grasso penuh ambisi. Ia menyadari bahwa ia mungkin membutuhkan satu atau dua kemenangan lagi untuk meyakinkan pihak promotor agar memberikan laga perebutan sabuk tersebut.
Misi Membawa Noche UFC ke Guadalajara, Meksiko
Selain mengincar gelar juara, Grasso juga memiliki misi pribadi untuk membawa ajang UFC ke kampung halamannya di Guadalajara. Ia secara terbuka meminta kepada pihak manajemen UFC untuk mempertimbangkan Meksiko sebagai tuan rumah acara besar di masa depan.
Grasso membidik jadwal kepulangan pada bulan September mendatang, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Meksiko atau yang dikenal dengan Noche UFC. Ia merasa bahwa momen tersebut akan sangat spesial jika bisa bertarung di hadapan pendukung sendiri yang selalu memberikan dukungan tanpa henti.
"Saya sangat ingin UFC membawa Noche UFC ke Guadalajara karena ajang ini dimulai dengan saya," tutur Grasso dengan penuh harap. Jika rencana ini terwujud, maka September nanti akan menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan olahraga bela diri campuran di tanah Meksiko.
Saat ini, Grasso tinggal menunggu keputusan dari matchmaker UFC mengenai siapa lawan berikutnya dan di mana lokasi pertarungan akan digelar. Dengan momentum kemenangan besar di Seattle, posisi tawarnya kini kembali menguat di jajaran elit petarung kelas terbang dunia.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa hasil akhir pertandingan Alexa Grasso vs Maycee Barber di UFC Fight Night 271?
Alexa Grasso menang di ronde pertama melalui kuncian rear-naked choke setelah sebelumnya merobohkan Maycee Barber dengan pukulan keras.
Mengapa Alexa Grasso menginginkan pertarungan keempat melawan Valentina Shevchenko?
Karena rekor pertemuan mereka saat ini imbang 1-1-1, dan Grasso ingin mendapatkan kejelasan serta kesempatan untuk merebut kembali sabuk juara kelas terbang.
Di mana Alexa Grasso ingin melangsungkan pertarungan berikutnya?
Grasso berharap UFC bisa mengadakan ajang Noche UFC di Guadalajara, Meksiko, pada bulan September mendatang.
Apa yang dikatakan Alexa Grasso mengenai kondisinya saat melawan Maycee Barber?
Grasso menyatakan bahwa ia dalam kondisi sepenuhnya sehat setelah sebelumnya sempat terganggu oleh cedera dalam beberapa pertandingan terakhir.
Berapa rekor profesional Alexa Grasso saat ini?
Rekor profesional Alexa Grasso setelah kemenangan di Seattle adalah 17 kemenangan, 5 kekalahan, dan 1 hasil imbang (17-5-1).
Ditulis oleh: Doni Saputra
Posting Komentar