Dewan Komisaris Pertamina Cek Langsung Layanan SPBU Bali Terbaru 2026: Strategi Penguatan Sektor Pariwisata
RADARGORONTALO.COM - Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) secara resmi melakukan inspeksi mendalam ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Denpasar, Bali, pada akhir Mei 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata perusahaan dalam memastikan fasilitas dan standar pelayanan di lapangan tetap prima bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.
Kunjungan kerja yang krusial ini diawali dari SPBU COCO 51.801.30 yang terletak di wilayah Denpasar Timur pada Minggu, 31 Mei 2026. Peninjauan lapangan kemudian berlanjut ke SPBU 54.80.115 di Jalan Raya Puputan dan SPBU 54.801.06 di Jalan By Pass Ngurah Rai pada hari berikutnya.
Komitmen Pertamina Menjaga Wajah Pariwisata Indonesia
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa Bali merupakan wilayah strategis yang menjadi etalase pariwisata Indonesia di mata dunia internasional. Oleh karena itu, ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang stabil dan keandalan fasilitas di setiap SPBU menjadi aspek yang tidak bisa ditawar lagi.
Iriawan memberikan instruksi khusus kepada seluruh pengelola SPBU untuk selalu menjaga kebersihan area operasional demi kenyamanan pengunjung. Ia menekankan bahwa budaya ramah tamah, seperti senyum dan sapa yang hangat dari petugas gardu, sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan.
Transformasi Layanan dan Kesadaran Penggunaan BBM Berkualitas
Di sisi lain, Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono, mengungkapkan apresiasinya terhadap tingginya kesadaran warga lokal dalam beralih menggunakan BBM non-subsidi. Ia melihat secara langsung antusiasme para pengendara roda dua maupun roda empat yang memilih produk bahan bakar dengan kualitas tinggi.
Saat ini, Bali mencatatkan minat masyarakat yang konsisten terhadap jajaran produk BBM unggulan Pertamina yang ramah lingkungan. Produk-produk tersebut meliputi Pertamax dengan angka oktan tinggi, Pertamax Turbo untuk performa mesin mutakhir, serta Dex Series bagi kendaraan bermesin diesel.
Condro menyebutkan bahwa antrean kendaraan yang mengular di jalur Pertamax dan Pertamax Turbo menjadi bukti nyata bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya perawatan mesin jangka panjang. Fenomena ini diharapkan terus meningkat seiring dengan edukasi berkelanjutan mengenai manfaat penggunaan bahan bakar yang lebih bersih.
Mengembangkan SPBU Sebagai Pusat Ekonomi Baru
Selain memastikan kelancaran distribusi energi, manajemen Pertamina juga aktif mendorong pengembangan lahan komersial di area SPBU di seluruh Bali. Langkah inovasi ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi ekonomi yang ada di sekitar lokasi pengisian bahan bakar bagi masyarakat luas.
Condro mengajak para pengelola untuk mengkapitalisasi area yang masih kosong agar bisa disulap menjadi tempat multifungsi yang bernilai tambah. Harapannya, masyarakat datang ke SPBU tidak hanya untuk mengisi bahan bakar, tetapi juga untuk berbelanja kebutuhan pokok atau sekadar menikmati kopi di sela perjalanan.
Rencana Pengembangan Fasilitas Pendukung di SPBU
Pertamina telah menyiapkan rencana strategis untuk pengembangan fasilitas tambahan di area SPBU guna meningkatkan kenyamanan pelanggan secara menyeluruh. Inovasi ini mencakup penyediaan gerai retail yang menyediakan kebutuhan pokok serta produk UMKM lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha kecil.
Selain itu, fasilitas Food and Beverage akan dihadirkan melalui kafe atau tempat makan yang nyaman untuk beristirahat bagi para pengendara yang menempuh perjalanan jauh. Layanan penunjang lainnya, seperti optimalisasi minimarket dan ATM center, juga akan dimaksimalkan di lokasi-lokasi strategis untuk memenuhi kebutuhan praktis konsumen.
Pihak Pertamina meyakini bahwa dengan menambah nilai komersial tersebut, SPBU akan bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang dinamis. Hal ini sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi para wisatawan yang sedang melakukan perjalanan wisata antarwilayah di Bali.
Tanggapan Manajemen Regional Terhadap Evaluasi Dewan Komisaris
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyambut sangat positif masukan dari jajaran dewan komisaris tersebut. Pihaknya berkomitmen penuh untuk segera menindaklanjuti seluruh evaluasi terkait aspek keselamatan dan kualitas layanan yang telah disampaikan.
Iwan menyatakan bahwa hasil evaluasi ini menjadi motivasi berharga bagi seluruh tim di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara untuk bekerja lebih optimal. Prioritas utamanya adalah memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh konsumen energi di wilayah tersebut agar tetap merasa terlayani dengan standar internasional.
Melalui pengecekan rutin dan penerapan inovasi berkelanjutan, Pertamina berupaya keras menjaga standar operasional di setiap lini pelayanan. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi perusahaan dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi serta kebangkitan sektor pariwisata di Bali.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Di mana saja lokasi kunjungan kerja Dewan Komisaris Pertamina di Bali pada Mei 2026?
Dewan Komisaris Pertamina mengunjungi SPBU COCO 51.801.30 di Denpasar Timur pada 31 Mei, serta SPBU 54.80.115 di Jalan Raya Puputan dan SPBU 54.801.06 di Jalan By Pass Ngurah Rai pada hari berikutnya.
Apa fokus utama dari inspeksi Dewan Komisaris Pertamina ke SPBU di Bali?
Fokus utamanya adalah memastikan fasilitas dan standar pelayanan tetap prima bagi masyarakat dan wisatawan, menjaga ketersediaan BBM, serta mendorong pengembangan area komersial di SPBU.
Produk BBM apa saja yang mendapatkan perhatian khusus karena tingginya minat masyarakat Bali?
Produk yang diminati adalah Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Series, yang menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan penggunaan BBM berkualitas tinggi.
Apa rencana pengembangan lahan komersial di SPBU yang dicanangkan Pertamina?
Pertamina berencana menjadikan area SPBU sebagai pusat aktivitas ekonomi dengan menyediakan gerai retail produk UMKM, fasilitas Food and Beverage, serta layanan penunjang seperti ATM center.
Siapa saja tokoh Pertamina yang terlibat dalam kunjungan lapangan tersebut?
Kunjungan ini melibatkan Komisaris Utama Mochamad Iriawan, Komisaris Independen Condro Kirono, dan didampingi oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa.

Posting Komentar