Prediksi CEO Anker: Akankah Power Bank Segera Punah?
RADARGORONTALO.COM - Power bank telah menjadi aksesori teknologi yang paling umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari bagi pengguna ponsel pintar, namun CEO Anker, Meng Yang, baru-baru ini melontarkan peringatan yang mengejutkan. Ia menyatakan bahwa perangkat pengisian daya portabel ini mungkin akan menghadapi kepunahan dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Meng Yang mengungkapkan pandangannya bahwa kategori power bank tidak mungkin berkembang menjadi industri bernilai ratusan miliar yuan dalam jangka panjang. Ia secara tegas menyarankan bahwa produk ini kemungkinan besar akan memudar dan "mati" seiring dengan perkembangan teknologi masa depan.
Evolusi Gadget dan Siklus Produk Elektronik
Yang menarik perbandingan antara power bank masa kini dengan produk elektronik konsumen lama seperti pemutar MP3, pemutar kaset, hingga pemutar CD. Ia berargumen bahwa banyak gadget memiliki siklus hidup yang relatif singkat sebelum akhirnya tergantikan oleh inovasi teknologi yang jauh lebih baru.
CEO Anker tersebut menekankan bahwa rentang waktu antara saat seseorang mulai membeli produk elektronik konsumen hingga mereka berhenti membelinya biasanya hanya berkisar dalam durasi 10 tahun. Perputaran yang cepat ini merupakan karakteristik utama dari lanskap teknologi modern yang dinamis.
Pergeseran Strategi Bisnis Anker
Ironisnya, komentar ini datang dari perusahaan yang membangun reputasi globalnya pada pengisi daya portabel sejak didirikan pada tahun 2011. Anker berhasil melakukan ekspansi besar-besaran ke pasar luar negeri dengan mengandalkan bisnis power bank sebagai tulang punggung utama mereka.
Data keuangan publik menunjukkan bahwa Anker menghasilkan pendapatan sebesar 30,514 miliar yuan pada tahun 2025, yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 23,49% dari tahun ke tahun. Produk pengisian daya dan penyimpanan energi menyumbang 15,402 miliar yuan, yang mencakup sekitar setengah dari total pendapatan perusahaan tersebut.
Namun, power bank tradisional saat ini bukan lagi menjadi penggerak utama bisnis perusahaan karena Anker kini menawarkan rangkaian aksesori pengisian daya, perangkat pintar, dan solusi penyimpanan energi yang lebih luas. Mereka secara aktif mengubah fokus untuk mengantisipasi perubahan permintaan pasar global.
Pertumbuhan Perusahaan dan Fokus Masa Depan
Perusahaan terus menunjukkan tren pertumbuhan pada tahun 2026, di mana pada kuartal pertama mereka melaporkan pendapatan sebesar 7,608 miliar yuan. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 26,93% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Meskipun pendapatan tumbuh, laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham tercatat turun 4,87% dari tahun ke tahun menjadi 472 juta yuan. Hal ini menunjukkan tantangan efisiensi yang dihadapi perusahaan di tengah upaya diversifikasi lini produk mereka.
Evaluasi Produksi dan Kontrol Kualitas
Komentar Yang juga muncul setelah Anker mengakui bahwa mereka sempat memperluas lini produk power bank secara terlalu agresif di masa lalu. Pada rapat pemegang saham tahunan tahun 2025, Anker mengakui bahwa mereka pernah memiliki terlalu banyak varian model pengisian daya di pasar.
Tercatat bahwa pada tahun 2024 saja, perusahaan menjual sekitar 100 model power bank yang berbeda kepada konsumen. Jajaran produk yang sangat luas ini akhirnya menciptakan tantangan besar terkait kontrol kualitas dan manajemen inventaris.
Pihak perusahaan mengakui kepada para pemegang saham bahwa seharusnya tidak ada 100 model berbeda yang dipasarkan secara bersamaan. Mereka menambahkan bahwa tidak ada perusahaan yang dapat secara realistis menjaga standar kualitas tinggi pada 100 produk power bank yang berbeda.
Meskipun kebutuhan akan pengisian daya portabel belum menyusut di era mobile saat ini, visi Meng Yang menunjukkan pergeseran jangka panjang. Anker kini sedang bersiap menghadapi masa depan di mana power bank tradisional mungkin akan mengikuti jejak gadget lain yang perlahan menghilang seiring evolusi teknologi.

Posting Komentar