12 Layanan dan Program Ramah Anak di Kota Tangerang dalam Peringatan Hari Anak Nasional
RADARGORONTALO.COM - Setiap tanggal 23 Juli, masyarakat Indonesia memperingati Hari Anak Nasional sebagai sebuah momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus menegaskan komitmen kolektif dalam memenuhi hak-hak dasar anak serta menjamin terciptanya ekosistem lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. Sejalan dengan semangat nasional tersebut, Pemerintah Kota Tangerang secara proaktif menghadirkan berbagai program dan layanan strategis yang berpihak penuh pada anak, mulai dari aspek pendidikan formal, layanan kesehatan primer, perlindungan hukum, hingga penyediaan ruang terbuka untuk bermain dan partisipasi aktif anak dalam pembangunan daerah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa perlindungan serta pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa diabaikan. Dalam keterangannya pada Selasa (22/7/26), Tihar menyatakan bahwa anak-anak merupakan aset generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan, hingga penguatan peran keluarga agar setiap anak di Kota Tangerang dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan penuh kasih sayang.
Inisiatif Pendidikan dan Literasi untuk Anak
Pemerintah Kota Tangerang memprioritaskan pendidikan melalui program Bunda PAUD yang berfokus pada peningkatan akses serta kualitas pendidikan anak usia dini dengan memberikan pendampingan intensif dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. Selain itu, tahun ini pemerintah juga secara konsisten melakukan monitoring ketat terhadap Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan guna memastikan anak-anak dapat memasuki jenjang pendidikan sekolah dasar tanpa merasakan tekanan yang berarti.
Untuk mendukung keberlanjutan pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan, program Beasiswa Tangerang Cerdas hadir sebagai instrumen bantuan biaya pendidikan bagi siswa tingkat SD dan SMP yang memenuhi kriteria persyaratan. Sebagai pelengkap fasilitas edukasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah juga menyediakan sarana Perpustakaan Ramah Anak yang dilengkapi dengan ruang baca anak, fasilitas mini teater, kegiatan storytelling, serta program inovatif Si BALI (Si Badut Literasi) untuk meningkatkan minat baca sejak usia dini.
Layanan Perlindungan dan Psikososial Keluarga
Menyadari pentingnya stabilitas psikologis dalam tumbuh kembang anak, layanan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) hadir sebagai pusat konsultasi gratis yang menangani berbagai isu seperti pola asuh, kesulitan belajar, permasalahan pada anak berkebutuhan khusus, hingga penanganan persoalan psikologis dan kekerasan terhadap anak. Dukungan perlindungan hukum dan pendampingan yang lebih spesifik juga diberikan melalui UPTD PPA dan SILACAK PERAK, yang menyediakan bantuan psikologis serta hukum bagi kasus-kasus kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak.
Penguatan peran keluarga juga diwujudkan melalui inisiatif unik tahun ini, yakni Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah yang bertujuan untuk memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak sejak awal tahun ajaran. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana positif dan kedekatan emosional yang mendalam, sehingga anak merasa lebih aman dan nyaman saat memulai hari pertama mereka di lingkungan sekolah.
Fasilitas Kesehatan dan Ruang Publik Ramah Anak
Akses kesehatan bagi anak di Kota Tangerang kini semakin terintegrasi melalui 39 puskesmas yang menyediakan layanan komprehensif mulai dari imunisasi rutin, Posyandu ILP, SDIDTK (Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang), pemberian vitamin A, skrining kesehatan, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak. Di sisi lain, penyediaan fasilitas publik juga menjadi perhatian serius pemerintah dengan terus menambah luasan ruang terbuka hijau, taman bermain, serta Graha Kita Bersama yang berfungsi sebagai pusat aktivitas masyarakat, termasuk ruang belajar dan bermain yang aman bagi anak-anak.
Untuk menciptakan ekosistem yang inklusif, Pemkot Tangerang secara konsisten melakukan sosialisasi dan pendampingan implementasi Sekolah Ramah Anak di jenjang TK, SD, hingga SMP agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan. Selain itu, pengembangan Kampung Ramah Anak sebagai kampung tematik juga terus didorong dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat di lingkungan sekitar dalam menyediakan ruang bermain, belajar, dan berkreasi yang aman.
Partisipasi Anak dalam Pembangunan
Pemerintah Kota Tangerang tidak hanya menempatkan anak sebagai objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek melalui pembinaan rutin Forum Anak Kota Tangerang hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Melalui wadah ini, anak-anak diberikan ruang untuk berperan sebagai pelopor dan pelapor (2P) di lingkungan sekitarnya, sekaligus dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan daerah agar aspirasi mereka dapat didengar.
Seluruh rangkaian program dan layanan tersebut merupakan bagian integral dari komitmen besar Pemerintah Kota Tangerang dalam mewujudkan status Kota Layak Anak secara menyeluruh. Dengan fokus pada pemenuhan hak anak di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan, partisipasi, hingga penyediaan ruang bermain, kota ini bertekad untuk terus membangun generasi masa depan yang berkualitas, berdaya saing, dan terlindungi dari segala bentuk ancaman.

Posting Komentar