Ad

KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta

OTT Rektor Unsoed, KPK Amankan Ratusan Juta
KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta

RADARGORONTALO.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang mengejutkan publik di Purwokerto, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, lembaga antirasuah ini berhasil mengamankan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, bersama Wakil Rektor III, Norman Arie Prayogo.

Kronologi Operasi Tangkap Tangan

Penangkapan ini berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, setelah tim penyidik melakukan pemantauan mendalam terhadap target operasi. Operasi ini menjadi sorotan nasional karena melibatkan pimpinan tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di wilayah Jawa Tengah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan keterangan resmi terkait operasi tersebut pada Jumat, 21 Agustus 2026. Budi menjelaskan bahwa pihaknya bergerak berdasarkan penyelidikan tertutup yang telah dilakukan penyidik secara matang sebelumnya.

Barang Bukti Ratusan Juta Rupiah

Dalam operasi yang dilakukan secara senyap tersebut, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti yang cukup krusial. Salah satu barang bukti utama yang diamankan oleh penyidik adalah uang tunai dalam jumlah ratusan juta rupiah.

"Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah," tegas Budi dalam keterangannya kepada awak media. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi adanya dugaan transaksi mencurigakan yang menjadi target utama operasi KPK kali ini.

Kronologi Operasi Tangkap Tangan

Total Pihak yang Diamankan

Proses penangkapan ini melibatkan koordinasi tim di dua lokasi berbeda secara simultan dan terencana. Sebanyak 14 orang diamankan dalam operasi tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh tim penyidik KPK.

Sebanyak 12 orang dari total yang diamankan berada di wilayah Purwokerto saat operasi berlangsung. Sementara itu, dua orang lainnya diamankan oleh tim penyidik di Jakarta untuk kepentingan pemeriksaan yang sama.

"Dalam peristiwa ini, tim mengamankan empat belas orang, yakni dua belas orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta, pada Kamis (20/8)," ungkap Budi menjelaskan kronologi singkat penangkapan tersebut. Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed yang kini masih dalam proses pendalaman status hukumnya.

Implikasi Kasus terhadap Integritas Akademik

Kasus ini menambah daftar panjang keterlibatan pejabat publik dalam tindak pidana korupsi, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi. Publik kini menanti langkah tegas KPK dalam menuntaskan perkara yang melibatkan petinggi perguruan tinggi ini demi menjaga marwah institusi pendidikan.

Tim penyidik KPK dipastikan masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap 14 orang yang telah diamankan tersebut. Status hukum dari pihak-pihak yang terlibat akan ditentukan segera setelah proses pemeriksaan awal dan pengumpulan bukti pendukung rampung.

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan salah satu pimpinannya. Komunitas akademik dan masyarakat luas sangat berharap adanya transparansi penuh dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang sedang bergulir ini.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta
  • KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta
  • KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta
  • KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta
  • KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta
  • KPK OTT Rektor Unsoed di Purwokerto, Amankan Uang Ratusan Juta

Posting Komentar