Ad

Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah

Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo, Teriak saat Berlumuran Darah di Kamar
Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah

RADARGORONTALO.COM - Sebuah peristiwa tragis mengguncang warga di Jalan Kasuari Baru, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo pada Sabtu (22/8/2026). Seorang suami berinisial FM (26) diduga melakukan aksi keji dengan menikam istrinya sendiri, SM (21), di dalam sebuah kamar kos yang menjadi lokasi kejadian.

Insiden berdarah ini terjadi di siang bolong, tepatnya sekitar pukul 13.05 Wita, sesaat setelah waktu salat Zuhur berlalu. Penikaman tersebut memicu kepanikan warga sekitar dan pihak keluarga yang berada di lokasi kejadian karena mendengar jeritan histeris dari dalam kamar.

Awal Mula Kedatangan FM dan Ketegangan di Lokasi

Sebelum peristiwa penikaman terjadi, FM datang mengunjungi SM di tempat kosnya dengan maksud untuk membicarakan suatu persoalan internal di antara mereka berdua. Diduga, sang suami saat itu datang dalam kondisi emosi yang tidak stabil sehingga memicu kekhawatiran bagi korban yang sudah menyadari kedatangannya.

SM, yang merasa situasi tidak kondusif, sempat menolak untuk melakukan pembicaraan secara empat mata di dalam kamar. Korban meminta agar diskusi tersebut dilakukan di luar ruangan dan harus disaksikan oleh anggota keluarga agar situasi tetap terkendali dan transparan.

Pemaksaan Kehendak yang Berujung Petaka

Meskipun korban telah memberikan penolakan dengan alasan keamanan, FM tetap bersikeras agar pembicaraan berlangsung secara tertutup di dalam kamar kos. FM memaksa SM untuk masuk ke dalam kamar, mengabaikan permintaan korban yang ingin didampingi oleh pihak keluarga saat berbicara.

Akhirnya, pembicaraan tersebut pun terjadi di dalam kamar meski dalam suasana yang sangat tegang antara keduanya. Tak berselang lama setelah pintu tertutup, suasana yang awalnya sunyi berubah mencekam ketika terdengar suara cekcok hebat dari dalam ruangan.

Jeritan Pilu Korban dan Reaksi Keluarga

Teriakan SM terdengar nyaring hingga menembus dinding kamar, yang sontak membuat pihak keluarga yang berada di luar ruangan menjadi panik. Korban sempat berteriak histeris, "Mama dia so pukul kita," yang menandakan adanya tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh suaminya.

Tidak hanya itu, jeritan selanjutnya dari SM membuat keluarga semakin histeris, di mana korban berteriak, "mama somo mati," yang menunjukkan keputusasaan dan rasa sakit yang luar biasa. Mendengar teriakan tersebut, keluarga yang berada di luar kamar tidak membuang waktu dan segera melakukan tindakan penyelamatan dengan mendobrak pintu kamar.

Kondisi Korban Saat Ditemukan

Ketika pintu berhasil didobrak, pihak keluarga dikejutkan dengan pemandangan yang sangat memilukan di dalam kamar. SM ditemukan dalam kondisi berlumuran darah segar akibat serangan senjata tajam yang dilakukan oleh suaminya sendiri.

Awal Mula Kedatangan FM dan Ketegangan di Lokasi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban menderita total 15 luka tusuk dan sayatan di sekujur tubuhnya akibat serangan senjata tajam jenis badik. Kondisi ini menggambarkan betapa brutalnya aksi yang dilakukan oleh pelaku FM terhadap istri yang usianya terpaut lima tahun lebih muda darinya tersebut.

Penyelidikan Polresta Gorontalo Kota

Pihak kepolisian dari Polresta Gorontalo Kota segera merespons laporan masyarakat terkait insiden penganiayaan berat ini. Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Akmal Novian Reza, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini secara intensif.

Kompol Akmal memberikan keterangan resmi mengenai apa yang disampaikan oleh korban sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis. Penyelidikan difokuskan pada motif utama di balik aksi penikaman ini, termasuk dugaan motif perselingkuhan yang sempat beredar di masyarakat setempat.

Motif dan Pendalaman Kasus

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus menggali informasi mengenai latar belakang cekcok yang berujung pada aksi penikaman brutal tersebut. Dugaan awal yang berkembang di kalangan keluarga menyebutkan bahwa FM cemburu dan menuduh istrinya telah berselingkuh.

Tuduhan inilah yang diduga menjadi pemicu emosi tidak stabil FM saat mendatangi SM di tempat kejadian perkara pada Sabtu siang tersebut. Polisi sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi mata dan keluarga korban untuk melengkapi berkas penyidikan kasus ini.

Penegakan Hukum Terhadap Pelaku

Tindakan yang dilakukan oleh FM merupakan pelanggaran hukum berat yang masuk dalam kategori kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan pemberatan. Ancaman hukuman bagi pelaku tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata tajam tentu tidaklah ringan di mata hukum Indonesia.

Masyarakat setempat berharap agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku. Sementara itu, korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis intensif untuk memulihkan luka-luka akibat senjata tajam yang dideritanya.

Pentingnya Perlindungan dalam Rumah Tangga

Kasus penikaman di Heledulaa ini menjadi pengingat keras bagi semua pihak akan pentingnya komunikasi dan penanganan konflik yang sehat dalam rumah tangga. Kekerasan fisik, apa pun alasannya, tidak pernah menjadi solusi dalam menyelesaikan perselisihan antara suami dan istri.

Keberanian korban untuk meminta didampingi keluarga sebenarnya adalah langkah preventif yang tepat, namun sayangnya pelaku tetap memaksakan kehendak. Kejadian ini juga menyoroti perlunya kewaspadaan dini bagi lingkungan sekitar jika mendengar tanda-tanda keributan dalam rumah tangga agar korban dapat diselamatkan lebih cepat.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah
  • Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah
  • Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah
  • Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah
  • Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah
  • Kronologi Suami Tikam Istri di Heledulaa Gorontalo: Teriak Meminta Tolong saat Berlumuran Darah

Posting Komentar