Aksi Heroik Irwan Husna: Selamatkan Ibu dari Kobaran Api di Gorontalo
RADARGORONTALO.COM - Suasana tenang di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, seketika berubah mencekam pada Senin, 23 Maret 2026. Gumpalan asap hitam pekat membubung tinggi, menandakan bencana kebakaran yang melanda salah satu rumah warga.
Api dengan cepat menjalar di kediaman Irwan Husna (41), menimbulkan kepanikan dan ketakutan bagi para tetangga. Dalam hitungan menit, bangunan rumah tersebut mulai dilalap si jago merah.
Kronologi Kebakaran yang Mengejutkan
Pada saat kejadian, Irwan Husna sedang bekerja di bengkel las yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya. Ia melihat asap tebal membubung ke langit, awalnya tidak menyadari bahwa sumbernya berasal dari kediamannya sendiri.
Naluri sebagai anak dan ayah bergejolak seketika ketika teriakan warga menyebutkan api berasal dari arah rumahnya. Tanpa pikir panjang, Irwan segera meninggalkan pekerjaannya dan berlari secepat mungkin menuju titik api.
Perjalanan menuju rumah terasa begitu berat, dipicu oleh rasa takut yang luar biasa akan keselamatan ibu dan anak bungsunya. Setiap langkahnya terasa lebih lama seiring api yang tampak semakin membesar.
Menerobos Asap Pekat Demi Keselamatan
Sesampainya di lokasi, Irwan disambut pemandangan mengerikan; api telah menguasai atap rumah dan asap hitam pekat mengepul dari ventilasi. "Sampai di sini, api sudah besar, asap hitam penuh," kenang Irwan dengan nada getir.
Pintu depan rumah yang terkunci rapat sempat menjadi kendala bagi warga untuk melakukan pertolongan. Namun, Irwan bersama tetangga dan kerabat berusaha mendobrak pintu kayu tersebut dengan sekuat tenaga.
Begitu pintu terbuka, gelombang panas dan asap hitam langsung menerjang keluar, membuat siapa pun di dekatnya terbatuk-batuk. Irwan tidak menghiraukan bahaya tersebut dan segera menerobos masuk ke dalam kegelapan.
Penyelamatan Dramatis Sang Ibu
Di dalam rumah, jarak pandang hampir nol akibat asap tebal yang menyelimuti seluruh ruangan. Suara retakan kayu yang terbakar terdengar jelas dari langit-langit, menambah ketegangan suasana.
Fokus utama Irwan adalah menyelamatkan ibunya, Asma Musa (60), yang ia ketahui sedang berada di dalam rumah saat ia berangkat bekerja. Ia terus memanggil nama ibunya di tengah bisingnya kobaran api, namun tak ada jawaban awal yang terdengar.
Dengan keberanian luar biasa, Irwan merayap dan meraba dinding untuk mencari kamar kedua, tempat yang paling mungkin menjadi lokasi ibunya berada. Panas yang menyengat mulai terasa membakar kulitnya.
Tekadnya untuk menyelamatkan orang yang dicintainya jauh lebih besar dari rasa sakit yang dialaminya. Ia terus mencari hingga akhirnya menemukan ibunya yang sedang menunaikan salat di tengah situasi darurat tersebut.
Kehilangan Harta Benda, Namun Nyawa Terselamatkan
Meskipun berhasil menyelamatkan ibunya dari kobaran api yang dahsyat, rumah Irwan Husna luluh lantak tak bersisa. Seluruh bangunan habis terbakar, membuat keluarga tersebut kini kehilangan tempat tinggal.
Anak bungsu Irwan, yang juga berada di rumah saat kejadian, dilaporkan selamat dan berhasil keluar dari rumah sebelum api membesar.
Aksi heroik Irwan Husna ini menjadi sorotan, menunjukkan keberanian dan cinta seorang anak kepada ibunya dalam menghadapi situasi paling genting. Peristiwa ini meninggalkan pelajaran berharga tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.
Pihak berwenang setempat sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran yang menghanguskan rumah Irwan Husna.
Masyarakat Gorontalo memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Irwan Husna, yang telah menunjukkan ketangguhan luar biasa di tengah bencana. Kisah ini menjadi inspirasi tentang kekuatan naluri penyelamatan dalam situasi ekstrem.
Keluarga Irwan Husna kini membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari berbagai pihak untuk kembali membangun kehidupan pasca musibah.
Ditulis oleh: Rina Wulandari

Posting Komentar