Ad

Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan

Ketua PP Muhammadiyah ajak masyarakat pertahankan kebiasaan baik
Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan

RADARGORONTALO.COM - Jakarta - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengingatkan umat Islam untuk tidak melupakan dan terus mempertahankan kebiasaan baik yang telah tertanam selama bulan Ramadhan. Pesan ini disampaikan beliau dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, mengajak masyarakat untuk mengintegrasikan nilai-nilai positif Ramadhan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Anwar Abbas menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan mengendalikan hawa nafsu, sebuah latihan yang telah dijalani selama sebulan penuh. Ia berharap agar semangat pengendalian diri ini dapat menjadi karakter permanen setelah bulan puasa berakhir.

Menjaga Diri dari Hawa Nafsu

“Ramadhan baru saja berlalu dan kita memohon kepada Allah SWT agar semua amal ibadah yang telah kita perbuat selama bulan suci Ramadhan mendapatkan ganjaran pahala dari-Nya. Kita berharap agar ke depan kita akan semakin mampu mengendalikan hawa nafsu kita karena selama bulan Ramadhan kita sudah dilatih untuk itu,” ujar Anwar Abbas di Jakarta pada Minggu.

Menurutnya, Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter yang efektif. Selama bulan tersebut, umat Muslim diajarkan untuk menahan diri dari berbagai keinginan duniawi, mulai dari makan, minum, hingga perbuatan yang tidak baik.

Melanjutkan Kebiasaan Ibadah Kolektif

Selain itu, pesan penting lainnya adalah mengenai konsistensi dalam menjalankan ibadah. Anwar Abbas secara khusus mengajak masyarakat untuk melanjutkan kebiasaan shalat berjamaah yang telah rutin dilakukan selama bulan Ramadhan.

Shalat berjamaah tidak hanya mendatangkan pahala yang berlipat ganda, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar sesama Muslim. Kebiasaan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada bulan Ramadhan saja, melainkan menjadi rutinitas tahunan.

Meningkatkan Empati dan Kepedulian Sosial

Menjaga Diri dari Hawa Nafsu

Ketua PP Muhammadiyah juga mengingatkan pentingnya peningkatan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung. Ia secara spesifik menyoroti peran masyarakat dalam membantu fakir miskin.

Banyak di antara saudara-saudara kita yang masih hidup dalam kesusahan dan seringkali terpinggirkan dari perhatian. Momentum Idulfitri seharusnya menjadi pengingat untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pedoman Perilaku Sesuai Ajaran Agama

Terakhir, Anwar Abbas berpesan agar seluruh aktivitas dan sikap hidup masyarakat senantiasa disandarkan pada ajaran agama. Beliau menekankan bahwa setiap tindakan perlu dinilai berdasarkan prinsip-prinsip keislaman yang luhur.

“Kita berharap agar apa saja yang kita lakukan ke depan hendaknya kita nilai dari ajaran agama kita sendiri. Kalau diperbolehkan oleh agama, ya kita lanjutkan, tapi kalau dilarang ya kita hentikan. Ini penting agar hidup kita bisa selamat di dunia juga di akhirat kelak,” tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan komitmen untuk menjadikan agama sebagai panduan utama dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menjalani kehidupan yang harmonis, damai, dan senantiasa berada dalam lindungan Tuhan.

Kegiatan positif yang telah dibina selama Ramadhan, seperti mengurangi perilaku negatif, memperbanyak amal, serta meningkatkan ibadah, menjadi modal berharga untuk membentuk pribadi yang lebih baik. Kebiasaan baik ini, jika dipertahankan, akan membawa manfaat jangka panjang bagi individu maupun masyarakat secara keseluruhan.

Anwar Abbas menambahkan bahwa proses pembentukan karakter yang positif membutuhkan kesungguhan dan konsistensi. Bulan Ramadhan telah memberikan dasar yang kuat, kini saatnya untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di luar bulan suci tersebut.

Pesan ini disampaikan dengan harapan agar Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga menjadi titik tolak untuk melakukan perubahan positif yang berkelanjutan dalam diri setiap individu Muslim di Indonesia.


Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa pesan utama Ketua PP Muhammadiyah terkait Idulfitri?

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengajak masyarakat untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan Ramadhan, seperti pengendalian diri dan ibadah berjamaah.

Kebiasaan baik apa saja yang disarankan untuk dilanjutkan pasca Ramadhan?

Beberapa kebiasaan baik yang disarankan adalah mengendalikan hawa nafsu, melanjutkan shalat berjamaah, meningkatkan empati dan kepedulian sosial, serta berperilaku sesuai ajaran agama.

Mengapa penting untuk mempertahankan kebiasaan baik setelah Ramadhan?

Mempertahankan kebiasaan baik penting agar hidup senantiasa selamat di dunia dan akhirat, serta mengintegrasikan nilai-nilai positif Ramadhan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Apa peran shalat berjamaah dalam pesan Idulfitri ini?

Shalat berjamaah diharapkan dapat dilanjutkan setelah Ramadhan karena mempererat silaturahmi dan mendatangkan pahala. Kebiasaan ini menjadi salah satu contoh pentingnya konsistensi ibadah.

Bagaimana ajaran agama menjadi pedoman perilaku menurut Ketua PP Muhammadiyah?

Setiap tindakan dan sikap hidup harus dinilai berdasarkan ajaran agama. Hal yang diperbolehkan dilanjutkan, sedangkan yang dilarang harus dihentikan demi keselamatan dunia dan akhirat.



Ditulis oleh: Dewi Lestari

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan
  • Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan
  • Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan
  • Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan
  • Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan
  • Ketua PP Muhammadiyah: Pertahankan Kebiasaan Baik Pasca Ramadhan

Posting Komentar