Pembimas Kristen Gorontalo Hadiri Pemakaman Pejabat Kemenag di Minahasa Utara
RADARGORONTALO.COM - Mery S. Kontu, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, turut berduka cita atas wafatnya Alm. Heince Onnie Wongkareng, S.E. Ia mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo dalam upacara pemakaman yang digelar pada Selasa, 17 Maret 2026.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Almarhum Heince Onnie Wongkareng dikenal menjabat sebagai Kepala Bagian Umum dan Barang Milik Negara (BMN) di Sekretariat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen Kementerian Agama RI. Kepergian beliau terjadi saat sedang menjalankan tugas negara.
Detail Kepergian Almarhum
Almarhum Heince Onnie Wongkareng menghembuskan napas terakhirnya pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Beliau wafat ketika sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo. Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari tugas kedinasannya di Kementerian Agama.
Informasi mengenai wafatnya almarhum pertama kali diterima oleh jajaran Kementerian Agama Gorontalo. Hal ini tentu menimbulkan kesedihan mendalam bagi rekan-rekan kerja dan institusi tempat beliau mengabdi.
Prosesi Pemakaman dan Penghormatan Terakhir
Upacara pemakaman di Minahasa Utara dihadiri oleh berbagai elemen penting. Sejumlah pejabat dari Kementerian Agama, keluarga inti, kerabat dekat, serta masyarakat setempat turut serta dalam prosesi tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat dan duka atas kepergian almarhum.
Salah satu pejabat tinggi yang turut memberikan penghormatan terakhir adalah Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung. Kehadirannya menegaskan betapa besar kontribusi almarhum bagi Ditjen Bimas Kristen.
Ungkapan Duka Cita dari Kanwil Kemenag Gorontalo
Melalui Pembimas Kristen Mery S. Kontu, Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Pernyataan duka cita ini disampaikan langsung di hadapan keluarga dan para pelayat.
“Kami atas nama keluarga besar Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Heince Onnie Wongkareng,” ujar Mery S. Kontu. Beliau menambahkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Kehilangan Ganda bagi Kementerian Agama
Mery S. Kontu menekankan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan yang sangat signifikan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga oleh seluruh jajaran Kementerian Agama, terutama di lingkungan Ditjen Bimas Kristen.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan,” tambah Mery, menyampaikan harapan dan doa untuk ketenangan almarhum dan keluarga.
Kenangan dan Apresiasi Terhadap Almarhum
Kehadiran almarhum di Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo belum lama ini masih membekas. Hal ini membuat rasa kehilangan terasa semakin dalam bagi Mery dan timnya.
“Kami sangat merasakan kehilangan, karena belum lama ini almarhum hadir dan berinteraksi langsung bersama kami dalam kegiatan kedinasan. Namun Tuhan berkehendak lain, dan kita semua harus menerima dengan penuh keikhlasan,” tuturnya. Perasaan duka ini mencerminkan hubungan kerja yang baik dan rasa kekeluargaan di antara rekan sejawat.
Dedikasi dan Integritas Seorang ASN
Dalam kesempatannya, Mery S. Kontu tak lupa mengenang almarhum Heince Onnie Wongkareng sebagai sosok Aparatur Sipil Negara (ASN) yang patut dicontoh. Beliau digambarkan sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.
Selain itu, almarhum juga dikenal memiliki integritas yang kuat dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas yang diamanahkan kepadanya. Sifat-sifat mulia ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekan kerjanya.
Harapan untuk Almarhum dan Teladan bagi Sesama
Mery S. Kontu berharap seluruh amal ibadah dan pengabdian yang telah diberikan oleh almarhum selama masa baktinya di Kementerian Agama dapat diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Doa ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.
Lebih lanjut, beliau berharap agar teladan yang telah ditunjukkan oleh almarhum dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan sejawatnya. Hal ini penting untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara dengan semangat yang sama.
Penghormatan Terakhir atas Jasa dan Pengabdian
Prosesi pemakaman yang berjalan dengan penuh penghormatan ini merupakan bentuk apresiasi terakhir. Hal ini diberikan sebagai penghargaan atas seluruh jasa dan dedikasi almarhum Heince Onnie Wongkareng selama mengemban tugas di Kementerian Agama.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, namun juga meninggalkan warisan semangat pengabdian yang akan terus dikenang oleh rekan-rekannya di Kementerian Agama.
Sumber: Humas Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa yang mewakili Kanwil Kemenag Gorontalo dalam pemakaman Heince Onnie Wongkareng?
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Mery S. Kontu, mewakili Kepala Kantor Wilayah dalam upacara pemakaman.
Di mana prosesi pemakaman Heince Onnie Wongkareng dilaksanakan?
Prosesi pemakaman dilaksanakan di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Apa jabatan terakhir Heince Onnie Wongkareng di Kementerian Agama RI?
Almarhum menjabat sebagai Kepala Bagian Umum dan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen Kementerian Agama RI.
Kapan Heince Onnie Wongkareng wafat?
Beliau wafat pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, saat sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo.
Siapa pejabat tinggi Kemenag yang turut hadir memberikan penghormatan terakhir?
Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung, turut hadir dalam prosesi pemakaman.
Ditulis oleh: Putri Permata

Posting Komentar