Kronologi Kecelakaan Mercy Adu Banteng Dengan Xpander Di Tangsel: Kondisi Mobil Ringsek Parah
RADARGORONTALO.COM - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil mewah Mercedes Benz dan Mitsubishi Xpander terjadi di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan. Peristiwa tabrakan frontal atau yang sering disebut "adu banteng" ini mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan yang sangat signifikan pada bagian depan.
Kecelakaan Mercy adu banteng dengan Xpander di Tangsel ini terjadi tepatnya di Jalan Sutera Utama, dekat Cluster Buana, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa tersebut berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 07.50 WIB saat arus lalu lintas mulai padat.
Detail Kronologi Kejadian di Jalan Sutera Utama
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ojo Ruslani, memaparkan kronologi awal mula terjadinya benturan keras antara dua unit mobil beda kelas tersebut. Peristiwa bermula ketika mobil Mercedes Benz yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Wawan Kurniawan melaju dari arah Living World menuju Cluster Sutera Delima.
Wawan mengarahkan kendaraannya melewati Jalan Sutera Utama dengan kecepatan yang saat ini masih dalam pendalaman pihak kepolisian setempat. Namun, setibanya di titik lokasi kejadian yang berdekatan dengan Cluster Buana, kendaraan sedan mewah tersebut tiba-tiba kehilangan kendali secara mendadak.
Pihak kepolisian menduga bahwa penyebab utama kecelakaan ini adalah faktor kelalaian manusia atau human error yang dialami oleh pengemudi Mercedes Benz. "Diduga karena kurang berkonsentrasi pada saat mengemudikan kendaraan sehingga hilang kendali memasuki jalur arah berlawanan," jelas Kombes Pol Ojo Ruslani saat memberikan keterangan resmi.
Dampak Tabrakan Frontal Dua Kendaraan
Akibat kehilangan kendali, mobil yang dikendarai Wawan Kurniawan tersebut melambung masuk ke jalur yang berlawanan dan tidak sempat melakukan pengereman maksimal. Di saat yang bersamaan, sebuah mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan oleh Nathanael Zefanya Hendri datang dari arah yang berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan.
Benturan yang terjadi sangat keras hingga menimbulkan suara dentuman yang cukup nyaring dan menarik perhatian warga serta pengguna jalan di sekitar lokasi Cluster Buana. Kedua mobil tersebut langsung berhenti di tengah jalan dengan kondisi bagian mesin yang ringsek parah serta komponen kendaraan yang berserakan di aspal.
Mercedes Benz milik Wawan Kurniawan mengalami kerusakan berat pada bagian depan, termasuk hancurnya sistem pencahayaan dan bumper yang terlepas sepenuhnya. Hal serupa juga dialami oleh Mitsubishi Xpander milik Nathanael yang mengalami kerusakan struktural pada bagian crumple zone depan akibat menerima energi kinetik yang besar.
Kondisi Pengemudi dan Langkah Evakuasi
Meskipun kondisi kedua mobil mengalami kerusakan yang memprihatinkan, nyawa kedua pengemudi dilaporkan masih dalam keadaan selamat setelah insiden maut tersebut. Nathanael Zefanya Hendri, pengemudi Mitsubishi Xpander, dilaporkan mengalami luka ringan (LR) pada bagian tangan kanan akibat benturan atau pecahan material kendaraan.
Petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat. Proses evakuasi kedua mobil yang ringsek dilakukan dengan menggunakan mobil derek guna membersihkan jalur utama dari hambatan material kendaraan yang rusak.
Kombes Pol Ojo Ruslani menegaskan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan meminta keterangan dari para saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Fokus penyelidikan saat ini adalah untuk memastikan apakah ada faktor teknis lain selain kurangnya konsentrasi yang memicu terjadinya kecelakaan tersebut.
Himbauan Keselamatan Berkendara bagi Masyarakat
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya akan pentingnya menjaga fokus saat berada di balik kemudi. Kehilangan konsentrasi meski hanya dalam hitungan detik dapat berakibat fatal, terutama di jalan raya yang memiliki arus kendaraan dua arah tanpa pembatas permanen yang tinggi.
Pihak Ditlantas Polda Metro Jaya menghimbau agar setiap pengemudi memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum memutuskan untuk mengoperasikan kendaraan bermotor. Mengantuk, bermain ponsel, atau distraksi lainnya saat berkendara merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas yang seringkali merugikan banyak pihak.
Kasus kecelakaan Mercy adu banteng dengan Xpander di Tangsel ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah mengingat salah satu kendaraan yang terlibat merupakan kategori mobil mewah.
Masyarakat diharapkan tetap waspada dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya. Kedisiplinan dalam berkendara merupakan kunci utama dalam meminimalisir angka kecelakaan yang terus menjadi perhatian serius otoritas keamanan dan transportasi.
Ditulis oleh: Maya Sari

Posting Komentar