Ad

Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026

Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar, PUPR Seleksi Ketat Skala Prioritas 2026
Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026

RADARGORONTALO.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kini menghadapi tantangan krusial dalam menjaga stabilitas infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2026. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng, Henggar Budi Anggoro, secara resmi mengungkapkan bahwa alokasi dana untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan provinsi mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tercatat, anggaran yang tersedia saat ini hanya mencapai angka sekitar Rp320 miliar. Jumlah dana tersebut harus dikelola secara ekstra ketat untuk memelihara total panjang jalan provinsi yang membentang hingga 2.440,12 kilometer di 35 kabupaten dan kota di seluruh Jawa Tengah.

Dampak Penurunan Dana Transfer ke Daerah

Penurunan anggaran ini tergolong signifikan jika melihat data perbandingan pada tahun 2025, di mana anggaran untuk pemeliharaan jalan masih menyentuh angka hampir Rp1 triliun. Dalam pernyataannya usai Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Semarang, Kamis (4/6/2026), Henggar menjelaskan bahwa akar permasalahan utamanya adalah pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Penurunan dana transfer tersebut mencapai angka sekitar Rp1,5 triliun untuk lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara keseluruhan. Hal ini secara otomatis memaksa setiap dinas, termasuk PUPR, untuk melakukan penyesuaian anggaran yang cukup besar sebagai bentuk efisiensi ketat di tengah keterbatasan keuangan daerah.

Skala Prioritas dan Strategi Penanganan

Menghadapi keterbatasan dana, Dinas PUPR Jateng menetapkan skala prioritas bagi ruas-ruas jalan yang kondisinya masuk dalam kategori rusak berat. Fokus utama diberikan kepada jalur-jalur vital yang memerlukan penanganan segera demi menjamin keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Dampak Penurunan Dana Transfer ke Daerah

Beberapa wilayah yang masuk dalam daftar prioritas perbaikan meliputi ruas jalan Randublatung–Cepu di Blora, penanganan pada ruas jalan di bawah Balai Jalan Pati dan Brebes, serta peningkatan kualitas jalan di Wonogiri yang mengalami penurunan tingkat kemantapan. Selain itu, perbaikan jalan di wilayah Balai Surakarta dan penanganan darurat untuk ruas jalan Keling-Kelet di Jepara juga menjadi titik urgensi.

Perubahan Metode Teknis: Efisiensi Overlay

PUPR Jateng menyadari bahwa tantangan bukan hanya terletak pada anggaran, melainkan juga kenaikan harga material bangunan. Strategi teknis yang dipilih adalah lebih banyak menggunakan metode pengaspalan atau overlay dibandingkan dengan konstruksi beton, karena pertimbangan efisiensi biaya dan durasi pengerjaan yang lebih singkat.

Henggar menjamin bahwa meski menggunakan material aspal, perhitungan beban dan kebutuhan material tetap dilakukan sepadan agar jalan memiliki daya tahan yang baik. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar infrastruktur tidak cepat mengalami kerusakan kembali setelah proses perbaikan selesai dilakukan.

Dukungan Gubernur dan Sinkronisasi Pokir

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan dukungan penuh terhadap upaya perbaikan infrastruktur jalan di tengah keterbatasan anggaran ini. Ia menyatakan komitmen untuk segera melakukan penyesuaian terhadap usulan program atau Pokok Pikiran (Pokir) legislatif.

Luthfi menegaskan bahwa revitalisasi jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus diprioritaskan. Dengan sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan legislatif melalui anggaran perubahan, diharapkan kekurangan dana dapat tertutupi dan kemantapan jalan provinsi di Jawa Tengah dapat kembali meningkat secara bertahap.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026
  • Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026
  • Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026
  • Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026
  • Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026
  • Anggaran Jalan Jateng Turun Jadi Rp320 Miliar: Strategi PUPR Mengelola Prioritas 2026

Posting Komentar