Analisis Pasar: Bottom Building in Progress dalam Ekosistem Bitcoin
RADARGORONTALO.COM - Bitcoin saat ini berada dalam wilayah "deep value" setelah menghabiskan lima bulan di bawah level True Market Mean dan Short-Term Holder Cost Basis. Kondisi pasar yang stagnan ini menandakan bahwa saat ini tengah terjadi fase krusial yang dikenal sebagai Bottom Building in Progress.
Realisasi kerugian dari pemegang jangka panjang (Long-Term Holder) kini menyumbang 43% dari total nilai terealisasi di pasar. Angka ini memuncak pada $280 juta per hari, yang tercatat sebagai level tertinggi sejak Desember 2022.
Fenomena ini menjelaskan mengapa harga Bitcoin kesulitan untuk menembus batas atas kisaran saat ini, karena setiap pemulihan selalu dibarengi dengan gelombang distribusi baru. Investor yang mengakuisisi aset di dekat puncak siklus kini memilih untuk keluar seiring dengan memanjangnya masa penurunan harga melampaui ambang batas keyakinan mereka.
Dinamika Institusional dan ETF Spot
Di sisi lain, arus masuk bersih ETF Bitcoin spot menunjukkan perlambatan meskipun masih berada dalam fase arus keluar bersih (net outflow). Volume perdagangan harian yang berkisar antara $650 juta hingga $950 juta kini berada sekitar 80% di bawah puncak Oktober 2025, yang mengonfirmasi bahwa permintaan institusional belum stabil.
Penurunan arus keluar sejak pertengahan Mei 2026 menjadi sinyal positif yang bersifat tentatif bagi para pelaku pasar. Namun, pasar masih berada dalam kondisi "berdarah" secara bulanan, yang menunjukkan bahwa kepercayaan institusi belum sepenuhnya kembali ke level optimal.
Konteks Makroekonomi dan Likuiditas
Lingkungan makroekonomi saat ini memberikan gambaran yang cukup terbagi antara likuiditas luas dan pengetatan moneter yang ketat. US M2 mencatatkan rekor sebesar $22,8 triliun, namun neraca Federal Reserve justru terus terkuras hingga $2 triliun di bawah puncak tahun 2023.
Ketegangan antara basis uang yang meluas dan pengetatan kuantitatif menciptakan tantangan tersendiri bagi aset berisiko seperti Bitcoin. Dengan imbal hasil riil yang masih bertahan di kisaran 1%, biaya untuk memegang aset non-imbal hasil tetap menjadi beban tinggi bagi investor.
Sinyal dari Pasar Derivatif
Pasar derivatif mulai menunjukkan pergeseran posisi ke arah "cautiously long" dengan rasio put/call yang mencapai level terendah sepanjang tahun 2026. Data ini menunjukkan bahwa pasar kini menahan sekitar dua posisi call untuk setiap posisi put, mencerminkan optimisme yang berhati-hati di kalangan pedagang.
Meskipun demikian, struktur opsi masih mempertahankan bias defensif dengan volatilitas yang terukur pada setiap tenor. Harga spot yang diperdagangkan jauh di bawah level "max pain" sebesar $66.000 juga mempertegas posisi pasar yang masih berada di tahap akhir proses pembentukan dasar (bottoming).
Biaya perlindungan sisi bawah (downside protection) kini mulai menurun seiring dengan berkurangnya permintaan lindung nilai dari para pelaku pasar. Fenomena ini mengindikasikan bahwa meski pasar masih terlihat defensif, intensitas kecemasan investor sebenarnya perlahan mereda.
Menuju Titik Balik Siklus
Sepanjang satu minggu terakhir, Bitcoin sempat bangkit dari $58,3 ribu menuju $64,4 ribu, sebuah perkembangan konstruktif bagi prospek jangka pendek. Namun, harga masih bertahan di bawah True Market Mean ($76,6 ribu) dan Short-Term Holder Cost Basis ($72,2 ribu), yang membuat aset ini tetap rentan terhadap katalis negatif eksternal.
Secara keseluruhan, data on-chain dan off-chain menggambarkan sebuah pasar beruang (bear market) yang sedang berada di tahap akhir. Bottom Building in Progress memerlukan pendinginan yang berkelanjutan pada tekanan jual pemegang jangka panjang sebelum transisi menuju pasar bullish yang kredibel dapat terjadi.

Posting Komentar