5 Saham Lo Kheng Hong Beserta Persentase Kepemilikan dan Nilai Investasinya
RADARGORONTALO.COM - Lo Kheng Hong kembali menarik perhatian pelaku pasar modal Indonesia menyusul adanya penyesuaian pada portofolio saham miliknya sepanjang periode akhir April hingga awal Mei 2026. Sebagai investor yang dikenal luas sebagai penganut strategi value investing, setiap langkahnya selalu menjadi acuan bagi banyak investor ritel di tanah air.
Pria yang dijuluki sebagai “Warren Buffett Indonesia” ini konsisten menjalankan prinsip membeli saham perusahaan dengan fundamental yang kuat namun diperdagangkan di bawah nilai wajarnya. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat rekam jejak suksesnya yang dimulai sejak ia terjun ke pasar modal pada tahun 1989.
Strategi Investasi Lo Kheng Hong di Pasar Modal
Lo Kheng Hong dikenal memiliki kesabaran luar biasa dalam berinvestasi, di mana ia lebih memilih menyimpan saham selama bertahun-tahun jika dinilai memiliki prospek yang sangat baik. Strategi jangka panjang ini telah membantunya meraih keuntungan besar selama puluhan tahun berkecimpung di bursa saham.
Dalam kurun waktu akhir April hingga awal Mei 2026, ia terpantau melakukan aksi korporasi berupa penambahan dan pengurangan jumlah kepemilikan saham di beberapa perusahaan. Aksi ini mencerminkan dinamika portofolionya yang terus disesuaikan dengan valuasi pasar saat ini.
Dinamika Portofolio: Penambahan dan Pengurangan Saham
Lo Kheng Hong terlihat menambah kepemilikan saham di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) dari sebelumnya 6,257% menjadi 6,68%. Selain itu, ia juga melakukan pembelian sebanyak 15,17 juta lembar saham PT Intiland Development Tbk (DILD) dari sebelumnya 6,93% menjadi 7,08%.
Di sisi lain, investor kawakan ini juga terpantau mengurangi kepemilikan saham di PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dari sebelumnya 5,03% menjadi 4,97%. Aksi serupa juga dilakukan pada PT Global Mediacom Tbk (BMTR) di mana kepemilikannya turun dari 6,53% menjadi 6,52%.
Rincian Kepemilikan Saham Lo Kheng Hong di Atas 5%
Berikut adalah rincian mendalam mengenai beberapa koleksi saham utama Lo Kheng Hong yang porsi kepemilikannya masih tercatat di atas 5%. Data ini memberikan gambaran bagaimana alokasi asetnya tersebar di berbagai sektor industri di Indonesia.
1. PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)
Perusahaan ini merupakan anak usaha dari Indofood Agri Resources yang bergerak di bidang agroindustri kelapa sawit, tebu, teh, dan karet. Lo Kheng Hong tercatat memiliki 814,9 juta lembar saham dengan nilai kepemilikan mencapai Rp488,94 miliar.
2. Perusahaan Energi dan Pertambangan
Portofolio ini mencakup perusahaan investasi yang bergerak di bidang pengelolaan energi dan pertambangan. Dalam perusahaan tersebut, Lo Kheng Hong memiliki 155,88 juta lembar saham dengan nilai kepemilikan mencapai Rp416,21 miliar.
3. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)
Sebagai produsen ban terbesar di Indonesia, GJTL menjadi salah satu posisi yang cukup signifikan bagi Lo Kheng Hong. Ia memiliki lebih dari 5 persen saham di perusahaan ini, yakni sebanyak 245,5 juta lembar saham dengan nilai ditaksir mencapai Rp324,06 miliar.
4. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)
Perusahaan ini juga dikenal luas sebagai MNC Media & Entertainment yang berada di bawah naungan MNC Asia Holding. Lo Kheng Hong memiliki 1,06 miliar lembar saham di perusahaan ini dengan nilai investasi mencapai Rp148,40 miliar.
5. PT Intiland Development Tbk (DILD)
DILD merupakan perusahaan properti yang memiliki portofolio 34 proyek properti yang tersebar luas di Pulau Jawa. Lo Kheng Hong tercatat memiliki 695,0 juta lembar saham di perusahaan properti ini dengan nilai mencapai Rp89,66 miliar.
Kesimpulan bagi Investor Ritel
Keputusan investasi Lo Kheng Hong mencerminkan pentingnya analisis fundamental yang mendalam sebelum memutuskan untuk membeli suatu saham. Bagi investor ritel, mengikuti pergerakan portofolio tokoh seperti dirinya bisa menjadi bahan pembelajaran, namun tetap harus didasari oleh riset pribadi.
Dengan disiplin menerapkan strategi value investing, investor dapat meminimalkan risiko jangka pendek dan memaksimalkan potensi keuntungan jangka panjang. Pastikan Anda terus mengikuti perkembangan terbaru dan jadikanlah sumber tepercaya seperti Inilah.com sebagai rujukan utama Anda dalam mendapatkan berita eksklusif pasar modal.

Posting Komentar