Ad

Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi

Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan
Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi

RADARGORONTALO.COM - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kini tengah menjadi sorotan publik setelah dua wakil rektornya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak mengingat kedua tokoh tersebut selama ini dikenal memiliki rekam jejak akademik yang mentereng di dunia pendidikan tinggi.

Kedua pejabat tersebut yakni Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Noor Farid, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Norman Arie Prayogo. Penangkapan ini menjadi pukulan bagi integritas institusi pendidikan yang selama ini berusaha menjaga reputasi keilmuan mereka di mata masyarakat.

Profil Akademik Prof. Noor Farid

Profil Prof. Noor Farid sendiri dikenal luas sebagai akademisi di bidang pertanian, khususnya dalam disiplin ilmu agronomi dan pemuliaan tanaman. Ia meniti karier akademiknya dengan menempuh pendidikan sarjana di Unsoed dan melanjutkan studi pascasarjana hingga doktoral di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dedikasinya dalam dunia pendidikan diakui melalui berbagai capaian dan penghargaan prestisius yang pernah diterimanya sepanjang karier. Ia tercatat pernah dianugerahi gelar Dosen Teladan III Tingkat Fakultas serta menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun atas pengabdian panjangnya.

Rekam Jejak Prof. Norman Arie Prayogo

Sementara itu, Prof. Norman Arie Prayogo juga memiliki latar belakang akademik yang sangat kuat di bidang perairan, biologi, hingga bioteknologi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Unsoed, magister di universitas yang sama, dan menuntaskan gelar doktoral di Universitas Gadjah Mada pada bidang Bioteknologi.

Profil Akademik Prof. Noor Farid

Prestasi akademik Prof. Norman terbukti melalui raihan predikat cum laude saat menyelesaikan pendidikan S2 pada tahun 2008 dan S3 pada tahun 2012. Selain itu, ia pernah menerima Beasiswa Habibie Center pada periode 2008–2011 dan Beasiswa DIKTI Sandwich pada tahun 2010 sebagai bukti pengakuan atas potensi keilmuannya.

Pada tahun 2018, ia bahkan dinobatkan sebagai Dosen Berprestasi Universitas Jenderal Soedirman atas kontribusinya dalam dunia riset dan pengajaran. Penghargaan tersebut mempertegas statusnya sebagai salah satu dosen unggulan di lingkungan universitas sebelum tersangkut kasus hukum.

Dampak Kepemimpinan dan Reputasi Unsoed

Selama memegang jabatan sebagai Wakil Rektor, Norman dianggap memiliki andil besar dalam perkembangan pesat Universitas Jenderal Soedirman. Di bawah kepemimpinannya, jumlah program studi di universitas tersebut tercatat tumbuh signifikan dari sekitar 84 menjadi 105 program studi.

Ia juga berperan penting dalam meningkatkan akreditasi institusi menjadi predikat unggul yang diakui secara nasional. Selain itu, Norman mendorong penguatan riset di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan yang sejalan dengan isu kedaulatan pangan nasional.

Upaya internasionalisasi kampus juga menjadi fokus utama dalam kebijakan yang ia jalankan selama menjabat di Unsoed. Norman aktif mendorong akreditasi prodi oleh lembaga internasional seperti ASIIN atau FIBAA guna meningkatkan daya saing lulusan Unsoed di level global.

Namun, capaian gemilang tersebut kini berbanding terbalik dengan situasi hukum yang sedang mereka hadapi akibat operasi tangkap tangan oleh KPK. Publik kini menanti proses hukum lebih lanjut untuk mengungkap fakta di balik penangkapan kedua akademisi teladan ini.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi
  • Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi
  • Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi
  • Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi
  • Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi
  • Ditangkap KPK, Dua Wakil Rektor Unsoed Sosok Dosen Teladan dengan Prestasi Tinggi

Posting Komentar