Ad

Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari

Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari

RADARGORONTALO.COM - Aktivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Haji Muhammad Sidik, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terpaksa dihentikan sementara selama dua hari berturut-turut. Kebijakan drastis ini diambil otoritas bandara menyusul pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut sejak pertengahan pekan ini.

Keputusan pembatalan ini didasarkan pada pertimbangan utama mengenai keselamatan penumpang dan kru pesawat yang tidak dapat diabaikan. Kondisi cuaca buruk akibat polusi udara yang pekat secara signifikan membuat jarak pandang di sekitar area bandara tidak memenuhi standar operasional keselamatan penerbangan yang telah ditetapkan.

Pernyataan Resmi Pihak Bandara Terkait Pembatalan

Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Muhammad Amrillah K, memberikan konfirmasi resmi mengenai penghentian operasional ini kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa pada Kamis (20/8/2026), penerbangan kembali dibatalkan karena intensitas kabut asap masih sangat tebal dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Hari ini, merupakan hari kedua penerbangan yang membatalkan terbang ke Muara Teweh akibat kabut asap kembali tebal,” ujar Amrillah saat memberikan keterangan pers di Muara Teweh. Pernyataan ini menegaskan bahwa pihak pengelola bandara tidak berani mengambil risiko untuk tetap menjalankan aktivitas penerbangan di tengah visibilitas yang terbatas.

Kebutuhan Jarak Pandang untuk Keselamatan Visual

Bandara Haji Muhammad Sidik secara teknis dikategorikan sebagai bandar udara visual yang memiliki ketergantungan tinggi pada jarak pandang mata. Dalam operasionalnya, bandara ini membutuhkan jarak pandang (visibility) sekitar 5.000 meter agar pesawat dapat melakukan proses lepas landas maupun pendaratan dengan aman.

Namun, data observasi cuaca pada Kamis pagi hingga siang hari menunjukkan angka yang jauh di bawah ambang batas aman tersebut. Tercatat jarak pandang di sekitar bandara hanya berada di kisaran 1.000 meter, yang secara langsung dipicu oleh paparan kabut asap yang menyelimuti kawasan Barito Utara.

Pernyataan Resmi Pihak Bandara Terkait Pembatalan

Dampak Operasional bagi Maskapai Penerbangan

Situasi pelik ini memaksa maskapai penerbangan yang melayani rute tersebut untuk mengambil langkah pembatalan jadwal sebagai antisipasi kecelakaan. Maskapai yang terdampak langsung oleh situasi cuaca buruk ini adalah Wings Air, yang melayani rute penerbangan Banjarmasin, Kalimantan Selatan menuju Muara Teweh.

Pembatalan ini telah terjadi selama dua hari berturut-turut, yakni pada Rabu (19/8/2026) dan Kamis (20/8/2026). Pihak maskapai dipastikan akan menyesuaikan jadwal operasional mereka kembali setelah kondisi jarak pandang di area Bandara Haji Muhammad Sidik dinyatakan kembali normal dan aman untuk dilalui.

Prosedur Mitigasi di Tengah Bencana Asap

Keputusan untuk membatalkan seluruh rute penerbangan merupakan tindakan preventif yang mutlak dilakukan demi menjaga keselamatan nyawa penumpang. Amrillah menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas tertinggi, dan pihaknya tidak akan memaksakan operasional pesawat jika parameter keamanan, khususnya jarak pandang, tidak terpenuhi.

“Karena tidak aman untuk penerbangan, rute tersebut hari ini dibatalkan,” ujar Amrillah menutup penjelasannya kepada wartawan. Tindakan ini diharapkan dapat dipahami oleh seluruh calon penumpang yang terdampak karena kondisi alam di Kalimantan Tengah saat ini sedang mengalami tantangan polusi udara yang cukup berat.

Harapan Pemulihan Kondisi Cuaca

Pemerintah daerah dan pihak otoritas penerbangan terus memantau perkembangan kabut asap dari waktu ke waktu guna menentukan langkah selanjutnya. Diharapkan dalam beberapa hari ke depan, kondisi atmosfer di wilayah Barito Utara akan membaik sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat melalui jalur udara dapat kembali berjalan dengan normal.

Masyarakat yang telah memiliki tiket penerbangan diimbau untuk selalu memantau informasi terkini melalui layanan pelanggan maskapai terkait. Penyesuaian jadwal atau opsi pengembalian dana (refund) biasanya menjadi solusi yang ditawarkan maskapai bagi penumpang yang perjalanannya terpaksa ditunda akibat force majeure seperti bencana kabut asap.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
  • Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
  • Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
  • Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
  • Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari
  • Imbas Kabut Asap Tebal, Penerbangan ke Muara Teweh Batal 2 Hari

Posting Komentar