Ad

USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah

USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Subuh Berjemaah
USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah

RADARGORONTALO.COM - Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi melakukan pembinaan karakter terhadap sedikitnya 8.000 mahasiswa baru melalui rangkaian Mata Kuliah Pembinaan Karakter (MKPK) I. Kegiatan spiritual dan edukatif ini diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjemaah di Masjid Jamik Darussalam, Kampus USK, Banda Aceh, pada Sabtu hingga Minggu (29-30 Agustus 2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pihak universitas dalam menyambut para intelektual muda di tahun ajaran baru. Melalui pendekatan keagamaan, USK berupaya menanamkan nilai-nilai dasar yang kokoh sebelum para mahasiswa memulai perjalanan akademik mereka di perguruan tinggi.

Mengusung Tema Relevan dengan Tantangan Gen Z

Kegiatan pembinaan karakter ini mengusung tema krusial, yaitu “Membangun Gen Z yang Berkarakter Kuat dan Sehat Mental serta Mampu Menangkal Isu LGBT, Bullying, Judol, dan Narkoba”. Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap berbagai tantangan moral dan sosial yang kini marak dihadapi oleh generasi muda di era digital.

MKPK I dirancang bukan sekadar untuk formalitas, melainkan menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan mental mahasiswa baru. Dengan membekali mahasiswa sejak awal, USK berharap mereka mampu menavigasi kehidupan kampus yang penuh dengan dinamika dan godaan perilaku berisiko.

Jadwal Pelaksanaan Terbagi dalam Dua Sesi

Pelaksanaan kegiatan pembinaan ini dibagi ke dalam dua sesi utama untuk memastikan seluruh mahasiswa baru mendapatkan pembekalan yang merata. Sesi pertama berlangsung pada Sabtu (29/8) yang diikuti oleh mahasiswa baru dari Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada Minggu (30/8) dengan menghadirkan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Kelautan dan Perikanan, serta Fakultas Pertanian. Seluruh rangkaian acara dimulai tepat pada pukul 05.00 WIB, menciptakan atmosfer kedisiplinan dan kekhusyukan bagi ribuan mahasiswa yang berkumpul di Masjid Jamik Darussalam.

Sistem Pembinaan Berkelanjutan USK

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Rina Suryani Oktari, menegaskan bahwa pembinaan karakter mahasiswa tidak akan berhenti pada kegiatan pengenalan kampus semata. Menurutnya, USK telah menyiapkan sebuah ekosistem pembinaan berkelanjutan yang melibatkan berbagai unit layanan mahasiswa untuk memantau perkembangan karakter mereka selama menempuh studi.

Mengusung Tema Relevan dengan Tantangan Gen Z

USK kini telah memperkuat ekosistem tersebut melalui UPT Pendidikan Agama dan Pembinaan Karakter, layanan konseling psikologis, serta Unit Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi. Selain itu, universitas juga mengoperasikan Unit Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika sebagai bentuk proteksi dini terhadap ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

Penguatan Akses di Tingkat Fakultas

Rina Suryani Oktari menekankan bahwa penguatan sistem pembinaan juga dilakukan hingga ke tingkat fakultas agar mahasiswa lebih mudah memperoleh akses layanan saat menghadapi persoalan pribadi maupun akademik. Strategi ini diambil agar mahasiswa tidak merasa sendirian ketika mereka berada dalam situasi sulit dan membutuhkan bantuan profesional.

Dengan adanya sistem yang terdesentralisasi, diharapkan pencegahan terhadap berbagai masalah sosial bisa berjalan lebih masif dan efektif di lingkungan kampus. Mahasiswa kini dapat mengakses layanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan lingkungan fakultas mereka masing-masing tanpa harus melalui birokrasi yang rumit.

Program Bantuan Finansial untuk Kesejahteraan Mahasiswa

Selain fokus pada pembentukan karakter, perhatian USK juga mencakup persoalan kesejahteraan ekonomi mahasiswa yang kerap menjadi hambatan dalam studi. Universitas menyediakan sejumlah program bantuan keuangan melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK yang dapat diakses oleh mahasiswa yang membutuhkan.

Program-program tersebut meliputi pemberian beasiswa, layanan 'Pintas' atau pinjaman tanpa syarat, serta 'Bandar' yang merupakan program bantuan darurat bagi mahasiswa. Inisiatif ini disiapkan agar mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial memiliki alternatif solusi yang aman sehingga tidak terjerat pinjaman online ilegal maupun praktik judi online.

Menargetkan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial

Pihak universitas meminta agar mahasiswa tidak perlu ragu untuk memanfaatkan layanan yang telah disediakan kampus ketika menghadapi kendala, baik itu persoalan akademik, ekonomi, maupun sosial. Pesan penting yang disampaikan adalah agar mahasiswa mengetahui bahwa kampus menyediakan tempat yang aman untuk mencari solusi atas permasalahan mereka.

Melalui MKPK I, USK menargetkan mahasiswa baru tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang mumpuni, tetapi juga integritas, ketahanan mental, dan tanggung jawab sosial yang tinggi. Pembinaan komprehensif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, suportif, serta mampu meminimalisir mahasiswa terjerumus dalam perilaku berisiko di masa depan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah
  • USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah
  • USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah
  • USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah
  • USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah
  • USK Bina Karakter 8.000 Mahasiswa Baru Lewat Salat Subuh Berjemaah

Posting Komentar