Ad

Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya

Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti
Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya

RADARGORONTALO.COM - Investor legendaris Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menunjukkan taringnya di pasar modal dengan memborong saham sektor properti secara signifikan. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah tren penurunan harga saham yang justru ia jadikan peluang emas untuk menambah porsi kepemilikan.

Fokus utama pria yang dijuluki sebagai "Warren Buffett Indonesia" ini tertuju pada PT Intiland Development Tbk (DILD). Kepemilikannya di emiten properti ternama tersebut tercatat terus menebal sepanjang bulan Agustus 2026.

Detail Transaksi Lo Kheng Hong di Saham DILD

Berdasarkan data yang dihimpun, Lo Kheng Hong kembali menambah portofolionya secara signifikan pada tanggal 20 Agustus 2026. Ia melakukan pembelian sebanyak 1,35 juta lembar saham DILD di tengah fluktuasi pasar yang sedang terjadi.

Langkah agresif ini menegaskan keyakinan sang investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan tersebut di masa depan. Dengan penambahan ini, porsi kepemilikan sahamnya di Intiland Development kini semakin dominan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Pembelian ini dilakukan ketika harga saham DILD sedang berada dalam tren penurunan yang cukup konsisten di pasar. Lo Kheng Hong tampak memanfaatkan situasi pasar yang tidak menentu untuk mengumpulkan aset yang ia nilai berharga murah.

Filosofi Investasi di Balik Aksi Borong Saham

Strategi investasi yang diterapkan Lo Kheng Hong selalu berpegang teguh pada prinsip utama value investing yang ia pelajari selama puluhan tahun. Ia lebih memilih membeli saham saat harga sedang tertekan, atau yang sering disebut dalam dunia investasi sebagai strategi buy on weakness.

Sektor properti sendiri sering dianggap sebagai aset yang tahan terhadap inflasi dalam jangka waktu yang sangat panjang. Meskipun sentimen pasar sedang menurun, ia melihat nilai fundamental perusahaan properti seperti DILD masih sangat menarik untuk dikoleksi.

Bagi Lo Kheng Hong, harga saham hanyalah angka sementara yang berfluktuasi karena kondisi psikologis pasar. Ia lebih mementingkan nilai intrinsik perusahaan dibandingkan dengan pergerakan grafik harga jangka pendek yang sering membingungkan investor pemula.

Analisis Pergerakan Sektor Properti Agustus 2026

Detail Transaksi Lo Kheng Hong di Saham DILD

Aksi borong saham yang dilakukan Lo Kheng Hong pada Agustus 2026 bukanlah kejadian yang terisolasi atau kebetulan semata. Sepanjang bulan tersebut, ia terpantau aktif menambah koleksi sahamnya di emiten properti secara bertahap.

Keputusan untuk terus memborong saham properti mencerminkan optimisme mendalam terhadap pemulihan daya beli masyarakat. Meskipun tantangan ekonomi makro mungkin ada, aset fisik tetap memiliki tempat strategis dalam portofolio investasi seorang Lo Kheng Hong.

Pembelian 1,35 juta lembar saham pada tanggal 20 Agustus 2026 menjadi bukti nyata konsistensi strateginya di pasar modal. Ia tidak terpengaruh oleh kebisingan pasar jangka pendek yang sering kali membuat investor ritel melakukan aksi panic selling.

Dampak dan Pembelajaran bagi Investor Ritel

Fenomena di mana investor kawakan menambah porsi saat harga turun sering kali menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar lainnya. Investor ritel dapat belajar bahwa kesabaran dan analisis mendalam adalah kunci utama dalam kesuksesan investasi saham jangka panjang.

Namun, penting bagi investor untuk selalu melakukan riset mandiri sebelum memutuskan untuk mengikuti langkah investor besar. Kondisi keuangan dan profil risiko setiap individu sangat berbeda, sehingga strategi seseorang tidak bisa disamaratakan dengan gaya Lo Kheng Hong.

Investor harus memahami bahwa Lo Kheng Hong memiliki cakrawala waktu investasi yang sangat panjang atau long-term. Ia jarang melakukan transaksi jual-beli dalam jangka waktu singkat atau trading harian yang penuh dengan spekulasi tinggi.

Melihat Fundamental PT Intiland Development Tbk (DILD)

Intiland Development sebagai salah satu pengembang besar di Indonesia memiliki portofolio proyek properti yang cukup luas dan bervariasi. Fundamental perusahaan yang kuat sering kali menjadi pertimbangan utama mengapa investor kelas kakap tetap setia menyimpannya.

Investor value investing biasanya mencari saham yang diperdagangkan jauh di bawah nilai bukunya atau price to book value. Ketika harga saham DILD merosot, potensi margin of safety atau margin keamanan yang didapatkan investor justru semakin besar.

Melihat jejak rekam Lo Kheng Hong, ia cenderung mengoleksi saham perusahaan bagus dan menyimpannya selama bertahun-tahun untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Kesabaran menjadi modal utama yang tidak banyak dimiliki oleh pelaku pasar yang mengharapkan keuntungan instan.

Di masa depan, pergerakan harga saham DILD akan terus dipantau oleh para pelaku pasar karena adanya aksi beli dari tokoh investor ini. Aksi ini secara tidak langsung memberikan validasi bahwa perusahaan tersebut memiliki prospek yang cukup menjanjikan di mata investor berpengalaman.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya
  • Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya
  • Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya
  • Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya
  • Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya
  • Lo Kheng Hong Borong Lagi Jutaan Lembar Saham Properti, Ini Strateginya

Posting Komentar