Ad

Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai

PKGA IPB University dan DP3AP2KB Kabupaten Bogor Perkuat Pendidikan Keluarga Berbasis Komunitas
Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai

RADARGORONTALO.COM - Peningkatan kualitas keluarga menjadi fondasi utama pembangunan kesejahteraan di Kabupaten Bogor. Melalui program "Sekolah Keluarga Istimewa" (SKI) Angkatan ke-2, kolaborasi antara Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, upaya ini diintensifkan. Program pendidikan keluarga berbasis komunitas ini dirancang untuk membekali para orang tua dengan keterampilan esensial dalam mengelola berbagai aspek kehidupan rumah tangga, mulai dari relasi, ekonomi, kesehatan, hingga ketahanan mental.

Investasi Sosial Strategis untuk Masa Depan

Dr.

Yulina Eva Riany, Kepala PKGA IPB University dan juga inisiator Sekolah Keluarga Istimewa, menekankan bahwa program ini merupakan investasi sosial yang sangat strategis.

Menurutnya, pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan anak, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan bermula dari institusi paling mendasar, yaitu keluarga.

Angkatan kedua program ini telah menyasar empat kecamatan vital di Kabupaten Bogor: Babakan Madang, Sukaraja, Ciampea, dan Bojong Gede.

Kegiatan intensif pada pekan pertama telah digelar secara paralel di Kecamatan Sukaraja dan Babakan Madang, menunjukkan komitmen nyata dalam menjangkau masyarakat.

Membangun Fondasi Keluarga Sehat dan Tangguh

Pekan pertama pelaksanaan program SKI Angkatan ke-2 menitikberatkan pada pembentukan keluarga yang sehat.

Dr.

Yulia menjelaskan bahwa kesehatan keluarga sangat bergantung pada kualitas komunikasi yang positif, kemampuan saling memahami, serta kemahiran dalam mengelola perbedaan dan konflik yang kerap muncul.

Ia menambahkan, orang tua dituntut untuk terus beradaptasi dan belajar, menyesuaikan pola pengasuhan dengan dinamika perkembangan zaman.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang optimal untuk mendukung tumbuh kembang seluruh anggota keluarga.

Materi ini disampaikan kepada 62 peserta yang antusias mengikuti setiap sesi.

Peran Ibu sebagai Pilar Utama Keluarga

Investasi Sosial Strategis untuk Masa Depan

Dalam upaya membangun keluarga berkualitas, peran seorang ibu mendapatkan sorotan penting.

Ir.

Sussy Rahayu Agustini, MT, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Bogor, menegaskan hal ini.

Ia menyatakan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak, dan ibu memegang peranan sentral di dalamnya.

"Melalui Sekolah Keluarga Istimewa, kami ingin para ibu semakin percaya diri membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan penuh kasih sayang," ujar Sussy Rahayu.

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga.

Aktivitas Pembelajaran Interaktif dan Mendalam

Sekolah Keluarga Istimewa tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga memfasilitasi pembelajaran melalui berbagai aktivitas interaktif. Peserta diajak untuk terlibat dalam simulasi role play komunikasi keluarga, diskusi kelompok, serta focus group discussion (FGD) yang mendalami isu keuangan rumah tangga. Permainan edukatif seperti kartu keuangan dan kuis turut dihadirkan untuk memperkaya pengalaman belajar. Sesi praktik pembelajaran partisipatif dirancang khusus agar materi yang disampaikan dapat langsung diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta. Dina Nurdinawati, SKPm, MSi, Dr. Istiqlaliyah Muflikhati, dan Prof. Megawati Simanjuntak merupakan beberapa ahli dari IPB University yang turut berkontribusi dalam penyampaian materi dan fasilitasi.

Respon Positif Peserta: Bukti Keberhasilan Program

Antusiasme dan respon positif dari para peserta menjadi indikator keberhasilan program ini.

Indah Eka Oktaviani, salah seorang peserta dari Kecamatan Babakan Madang, mengungkapkan kebahagiaannya.

"Kami senang sekali bisa ikut.

Materinya mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan di rumah, terutama soal mengatur keuangan keluarga dan berkomunikasi dengan anak," tuturnya.

Pengalaman Indah merefleksikan harapan bahwa program ini mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi keluarga di Kabupaten Bogor.

Melalui sinergi antara institusi akademis dan pemerintah daerah, Sekolah Keluarga Istimewa diharapkan dapat menjadi model pendidikan keluarga yang berkelanjutan.

Tujuannya adalah untuk mendorong terciptanya keluarga yang tidak hanya berkualitas, harmonis, dan sehat, tetapi juga berdaya.

Keluarga-keluarga inilah yang akan menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan masyarakat Kabupaten Bogor yang lebih sejahtera dan tangguh di masa depan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai
  • Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai
  • Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai
  • Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai
  • Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai
  • Keluarga Berkualitas: Kunci Sejahtera di Kabupaten Bogor Dimulai

Posting Komentar