Ad

Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan

Latih Petani Kumbe Produksi Benih, TEP Persembahkan Varietas Cabai ‘Patriot IPB’
Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan

RADARGORONTALO.COM - Merauke, Papua Selatan – Inisiatif penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian petani cabai di wilayah Papua Selatan kini mulai digulirkan. Tim Ekspedisi Patriot (TEP) dari IPB University secara simbolis menyerahkan bibit cabai unggul kepada petani di Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke. Penyerahan ini merupakan bagian dari program pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) yang bertujuan membekali petani dengan pengetahuan budi daya sekaligus mendorong produksi benih cabai secara mandiri di daerah tersebut.

Inovasi Varietas Cabai Unggul

Tiga varietas cabai baru yang diperkenalkan kepada petani Kampung Kumbe adalah Bonita IPB, Neno Tavi IPB, dan Patriot IPB.

Penyerahan bibit ini dilakukan oleh Prof.

Muhamad Syukur, Ketua TEP 9 yang juga merupakan Ketua Inovator Bonita IPB, bersama Dr.

Zulfikar Damaralam Sahid, Ketua TEP 8 dan anggota tim inovator Neno Tavi IPB.

Mereka menyerahkan bibit tersebut kepada Edoardus A Basik Basik, Kepala Kampung Kumbe, yang mewakili seluruh petani penerima.

Varietas Bonita IPB, seperti yang dijelaskan oleh Prof.

Muhamad Syukur, adalah jenis cabai rawit merah nonhibrida yang diklaim memiliki produktivitas hingga 16 ton per hektare.

Keunggulan lainnya adalah toleransinya terhadap serangan virus, sebuah faktor krusial dalam budi daya cabai.

Tipe ORI (Otoritas Resmi Inovator) ini juga dikonfirmasi mampu beradaptasi baik di berbagai ketinggian, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi.

Sifat nonhibridanya memungkinkan petani untuk memperbanyak sendiri benihnya, sebuah langkah strategis menuju kemandirian.

Potensi Benih Mandiri dan Produktivitas Tinggi

Melengkapi Bonita IPB, varietas Neno Tavi IPB diperkenalkan sebagai pilihan cabai keriting.

Dr.

Zulfikar Damaralam Sahid memaparkan bahwa Neno Tavi IPB juga bersifat nonhibrida, menawarkan produktivitas yang impresif hingga 20 ton per hektare, serta ketahanan terhadap serangan virus.

Seperti Bonita IPB, kemudahan dalam perbanyakan benih secara mandiri menjadi nilai tambah signifikan bagi para petani.

Inovasi Varietas Cabai Unggul

Selain dua varietas nonhibrida tersebut, petani juga menerima bibit cabai rawit merah hibrida Patriot IPB.

Varietas ini terbilang baru dan penamaannya secara khusus didedikasikan sebagai bentuk apresiasi tim terhadap Program Ekspedisi Patriot.

Saat ini, Patriot IPB masih dalam tahap uji coba di kawasan transmigrasi, dengan harapan besar agar mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan tersebut.

Tujuan Strategis Program Ekspedisi Patriot

Kegiatan penyerahan bibit ini dihelat bersamaan dengan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budi Daya dan Produksi Benih Cabai yang berlangsung di Kampung Kumbe pada awal Oktober lalu.

Tujuan utama dari Bimtek ini tidak hanya membekali petani dengan pengetahuan teknis budi daya cabai yang efektif, tetapi juga secara fundamental mendorong terwujudnya kemandirian dalam produksi benih cabai di seluruh wilayah Distrik Malind.

Distrik Malind sendiri tercatat sebagai salah satu area di Kabupaten Merauke yang memiliki luasan penanaman cabai yang signifikan.

Prof.

Muhamad Syukur menyatakan optimisme bahwa pemberian varietas unggul ini dapat menjadi batu loncatan awal bagi petani di Distrik Malind untuk tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menguasai teknik produksi benih sendiri.

Ia menambahkan, “Semoga Bonita IPB dan Neno Tavi IPB dapat beradaptasi dengan baik di Merauke.” Senada dengan itu, Prof.

Syukur juga berharap Patriot IPB dapat menunjukkan kinerja optimalnya di daerah transmigrasi.

Partisipasi Stakeholder dan Harapan Masa Depan

Pelatihan dan Bimtek ini dihadiri oleh 40 peserta yang terdiri dari berbagai elemen, termasuk para petani aktif, penyuluh pertanian lapangan (PPL), aparat kampung, serta anggota kelompok tani.

Acara ini juga turut disaksikan oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Alhari Rimbo, ST, Kepala Bidang Transmigrasi, dan Chanifudin, Kepala Distrik Kumbe.

Perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke, serta Langgeng Muhono, SP, MP, Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, juga hadir menandai sinergi lintas sektor dalam mendukung program ini.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan
  • Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan
  • Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan
  • Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan
  • Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan
  • Varietas Cabai Baru 'Patriot IPB' Dukung Kemandirian Benih Petani Papua Selatan

Posting Komentar