Ad

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore

Terkini! BMKG Catat Gempa Bumi Sore Ini Selasa 20 Oktober 2026, Ini Data BMKG
Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore

RADARGORONTALO.COM - Indonesia, Terkini! Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian aktivitas seismik di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa, 20 Oktober 2026. Sebanyak tujuh kejadian gempa bumi tercatat terjadi sejak sore hingga malam hari, dengan kekuatan magnitudo yang bervariasi mulai dari 1,4 hingga 3,9. Data ini dirilis untuk memberikan informasi terkini mengenai kondisi geologi di tanah air.

Gempa Terbesar Berpusat di Dekat Pulau Saringi

Kejadian gempa paling signifikan dalam catatan BMKG sore itu adalah gempa bermagnitudo 3,9.

Pusat gempa ini dilaporkan berada 10 kilometer arah barat laut dari Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gempa ini terjadi pada kedalaman 12 kilometer di bawah permukaan bumi, tepatnya pada pukul 18.28.10 WIB.

Koordinat geografis pusat gempa ini tercatat pada 8,34 derajat Lintang Selatan dan 116,96 derajat Bujur Timur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini.

Rangkaian Aktivitas Seismik di Berbagai Wilayah

Selain gempa di NTB, BMKG juga mendeteksi beberapa aktivitas gempa lainnya di wilayah berbeda.

Pada waktu yang hampir bersamaan dengan gempa terbesar, tepatnya pukul 18.28.54 WIB, gempa bermagnitudo 2,0 mengguncang wilayah 15 kilometer barat dari Sentani, Papua, dengan kedalaman 30 kilometer.

Sehari sebelumnya atau pada sore hari, tepatnya pukul 18.21.11 WIB, gempa kecil bermagnitudo 1,4 tercatat di 44 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada kedalaman 7 kilometer.

Persebaran Gempa di Indonesia Bagian Timur

Wilayah Indonesia Timur tampak menjadi lokasi yang cukup aktif dalam catatan BMKG hari itu.

Di Papua Barat, gempa bermagnitudo 2,6 terdeteksi pada pukul 18.04.03 WIB, berpusat 66 kilometer barat laut dari Kebar, Manokwari, dengan kedalaman 10 kilometer.

Sementara itu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mencatat beberapa kejadian.

Gempa bermagnitudo 3,1 terjadi pada pukul 17.48.26 WIB di 47 kilometer timur laut Mbay, dengan kedalaman dangkal hanya 4 kilometer.

Aktivitas lain di NTT termasuk gempa bermagnitudo 1,8 pada pukul 17.39.36 WIB di 15 kilometer tenggara Lewa, Sumba Timur, dengan kedalaman 31 kilometer, serta gempa bermagnitudo 1,9 pada pukul 17.28.32 WIB di 35 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, dengan kedalaman 7 kilometer.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

Meskipun magnitudo gempa yang tercatat relatif kecil, BMKG menegaskan bahwa besaran magnitudo dan kedalaman gempa merupakan faktor yang memengaruhi intensitas guncangan.

Namun, kedua parameter tersebut saja tidak cukup untuk secara definitif menentukan apakah gempa dirasakan oleh masyarakat atau berpotensi menyebabkan kerusakan.

Oleh karena itu, belum adanya informasi mengenai dampak menjadikan imbauan dari BMKG sangat penting.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik.

Penting untuk selalu memantau perkembangan informasi gempa bumi terkini melalui kanal resmi BMKG, baik situs web maupun media sosial mereka.

Jika merasakan adanya guncangan, tindakan pencegahan diri yang cepat sangat dianjurkan, seperti segera melindungi kepala, mencari tempat berlindung di bawah meja yang kokoh jika memungkinkan, dan menjauhi benda-benda yang berpotensi jatuh atau pecah seperti kaca.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore
  • Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore
  • Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore
  • Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore
  • Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore
  • Gempa Magnitudo 3,9 Guncang NTB, BMKG Catat 7 Getaran Selasa Sore

Posting Komentar