Koperasi Merah Putih Gandeng PLN: Mudahkan Bayar Listrik Warga Desa
RADARGORONTALO.COM - Indonesia—PT PLN (Persero) secara resmi memperkuat dukungannya terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pembentukan kemitraan strategis yang berfokus pada layanan pembayaran tagihan listrik dan pembelian token prabayar. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk mendekatkan akses layanan kelistrikan kepada masyarakat di pelosok, tetapi juga membuka jalur pendapatan baru bagi koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal.
Transformasi Layanan Kelistrikan di Tingkat Desa
Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya PLN untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Dalam sebuah agenda pemantauan operasionalisasi KDKMP yang digelar di wilayah Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa, 13 Oktober lalu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti pentingnya peran KDKMP sebagai garda terdepan dalam memberdayakan ekonomi desa.
Menurutnya, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, KDKMP diharapkan menjadi sebuah wadah yang kuat bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai kegiatan ekonomi produktif.
Zulkifli Hasan menekankan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang setara dengan kota-kota besar.
"Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota," ujarnya.
Untuk mewujudkan visi ini, sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN seperti PLN, menjadi krusial agar koperasi dapat menyediakan berbagai layanan esensial yang dibutuhkan oleh warga.
Layanan kelistrikan, yang merupakan kebutuhan pokok sehari-hari, kini menjadi salah satu fokus utama kolaborasi ini.
PLN All Out Mendukung Pemberdayaan Koperasi
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam mendukung program KDKMP. "PLN all out mendukung program KDKMP," tegasnya. Dukungan ini tidak hanya sebatas penyediaan pasokan listrik yang andal untuk operasional koperasi itu sendiri, tetapi juga mencakup pengembangan model bisnis yang memberikan nilai tambah bagi koperasi. Kemitraan layanan kelistrikan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan bagi koperasi, sementara masyarakat diuntungkan dengan kemudahan akses layanan.
“Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.
Dengan demikian, koperasi dapat mengembangkan sumber pendapatan, sementara masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih mudah dan dekat,” jelas Darmawan Prasodjo.
Pendekatan ini selaras dengan program unggulan Presiden Republik Indonesia yang berfokus pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa.
KDKMP sebagai Kanal PPOB PLN yang Strategis
Lebih lanjut, Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, memaparkan bahwa penguatan peran KDKMP sebagai pusat layanan masyarakat didukung oleh implementasi layanan Payment Point Online Bank (PPOB). Melalui PPOB, KDKMP dapat bertransformasi menjadi kanal transaksi resmi untuk pembayaran tagihan listrik dan pembelian token prabayar bagi seluruh warga desa. Implementasi ini terus digalakkan melalui koordinasi intensif antara pihak koperasi dan unit-unit PLN di berbagai wilayah di Indonesia.
“Kami menyambut baik penguatan peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan masyarakat. Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari dua ribu transaksi kelistrikan. Ini merupakan langkah positif dalam menghadirkan layanan pembayaran listrik dan pembelian token yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi koperasi desa atau kelurahan,” tutur Rozy. Angka ini menunjukkan potensi besar KDKMP untuk tidak hanya melayani kebutuhan dasar tetapi juga berkontribusi aktif dalam perputaran ekonomi lokal melalui layanan pembayaran yang efisien dan terpercaya.
Kolaborasi ini menciptakan sebuah ekosistem yang saling menguntungkan.
Koperasi mendapatkan potensi keuntungan dari setiap transaksi yang difasilitasi, sementara masyarakat desa tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke kota atau kecamatan terdekat hanya untuk membayar tagihan listrik atau membeli token.
Hal ini tentu saja meningkatkan kenyamanan dan efisiensi waktu bagi para pengguna listrik di pedesaan, memperkuat peran KDKMP sebagai pilar kemandirian ekonomi dan layanan di lingkungan mereka.

Posting Komentar